atas1

KSEI Peroleh Fatwa DSN-MUI

Selasa, 02 Apr 2019 | 18:18:35 WIB, Dilihat 479 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


KSEI Peroleh Fatwa DSN-MUI Direktur Utama PT KSEI, Friderica Widyasari Dewi bersama Sekretarisn DSN-MUI, Dr. H. Anwar Abbas dan Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi saat pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia di Jakarta pada Senin, 1 April 2019. PT KSEI secara resmi telah memperoleh Fatwa dari DSN-MUI terkait Proses Bisnis Atas Layanan Jasa KSEI. (istimewa)

Baca Juga : Peserta Arisan Motor Tuntut Transparansi


KORANBERNAS.ID-- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi telah memperoleh Fatwa dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)  terkait Proses Bisnis Atas Layanan Jasa KSEI. Penyerahan Fatwa dilakukan oleh Sekretaris DSN-MUI Dr. H. Anwar Abbas kepada Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi, Senin (/4/2019)  saat pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia di Jakarta.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen, Direktur Pasar Modal Syariah OJK Fadilah Kartikasasi, Direksi dan Komisaris Self-Regulatory Organizations (BEI, KPEI, KSEI), tamu undangan dan rekan media.
       
Fatwa dengan  nomor 124/DSN-MUI/XI/2018  berisi  Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu tersebut diperoleh pada Rapat Pleno DSN-MUI yang telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 8 November 2018, yang dihadiri oleh Ketua DSN-MUI K.H. Dr. Ma’ruf Amin dan Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi.

Sebelumnya sejak tahun 2001 DSN-MUI telah mengeluarkan 3 buah fatwa syariah yang menjadi dasar berinvestasi di pasar modal Indonesia yaitu Fatwa nomor 20/DSN-MUI/IV/2001 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah. Juga Fatwa nomor 40/DSN-MUI/X/2003 tentang Pasar Modal dan Pedoman Umum Penerapan Prinsip Syariah di Bidang Pasar Modal.
    
Serta Fatwa nomor 80/DSN-MUI/III/2011 tentang Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek yang diberikan ke Bursa Efek Indonesia. Fatwa ini mengatur tentang proses transaksi di Bursa serta penerbitan indeks saham syariah di pasar modal (Indeks Saham Syariah Indonesia, Jakarta Islamic Index, dan Jakarta Islamic Index 70). Hal tersebut juga didukung oleh penerapan oleh beberapa Perusahaan Efek yang memiliki aplikasi berupa online trading syariah.
        
Dengan adanya fatwa nomor 124/DSN-MUI/XI/2018 tersebut, maka semakin lengkap dasar-dasar yang sesuai dengan prinsip syariah dan menjadi acuan serta pegangan dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia.
    
”Indonesia merupakan pasar yang potensial bagi pertumbuhan produk-produk investasi yang berdasarkan prinsip syariah. Di pasar modal Indonesia sendiri terdapat lebih dari 50 persen saham yang ada di Bursa merupakan saham berbasis syariah.” Kata Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi.

Penerbitan fatwa ini merupakan inisiatif dari KSEI dengan dukungan oleh DSN-MUI , OJK, dan SRO. Adanya fatwa tersebut juga harus dibarengi dengan edukasi kepada investor dan masyarakat secara umum. Friderica berharap, fatwa ini dapat semakin memantapkan berinvestasi secara syariah dalam beragam produk di pasar modal Indonesia, karena dari proses transaksi di Bursa hingga proses penyelesaian di KSEI sudah sesuai dengan prinsip syariah serta proses penerbitan Reksa Dana yang dikelola dalam infrastruktur Investasi terpadu di KSEI pun telah sesuai dengan prinsip syariah. (yve)



Selasa, 02 Apr 2019, 18:18:35 WIB Oleh : Sari Wijaya 767 View
Peserta Arisan Motor Tuntut Transparansi
Senin, 01 Apr 2019, 18:18:35 WIB Oleh : Prasetiyo 375 View
Sejumlah 13.258 Surat Suara Tak Lolos Sortir
Senin, 01 Apr 2019, 18:18:35 WIB Oleh : Sari Wijaya 381 View
UMBY Bekali Mahasiswanya Cara Susun Skripsi

Tuliskan Komentar