atas1

Kontrak Pengadaan Barang Dipercepat

Senin, 31 Des 2018 | 17:41:57 WIB, Dilihat 406 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Kontrak Pengadaan Barang Dipercepat Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI dan Sekertaris Daerah Kabupaten Sleman Sumadi SH MH menyaksikan penandatanganan kontrak kerja pengadaan barang untuk tahun 2019, Senin (31/12/2018). (istimewa)

Baca Juga : Satu-satunya Suara Kritis Tinggal Tersisa di Kampus


KORANBERNAS.ID -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melaksanakan penandatanganan kontrak kerja pengadaan barang dan jasa tahun 2019 lebih cepat di bulan Desember 2018.

Penandatangan kontrak dilakukan, Senin (31/12/2018) di Aula Setda Sleman, antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan penyedia barang/jasa. Ada sebelas kontrak paket pekerjaan tahun 2019 yang ditandatangani dengan nilai mencapai Rp 12 miliar.

Paket pekerjaan itu adalah Pengadaan Jasa Kebersihan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sleman dan RSUD Sleman, Pengadaan Jasa Keamanan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, Bappeda Kabupaten Sleman, Sekretariat DPRD Kabupaten Sleman.

Kemudian, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, RSUD Sleman dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Pengadaan petugas keamanan Pasar Cebongan, Pramabanan, dan Sleman oleh Dinas Perindag Kabupaten Sleman.

Ditandatangani pula kontrak belanja bahan makanan pasien RSUD Sleman dan pengadaan jasa kebersihan Pasar Cebongan, Prambanan dan Sleman oleh Dinas Perindag Kabupaten Sleman.

“Di akhir tahun 2018 ini ada 11 paket pekerjaan yang ditandatangi dengan nilai Rp 12 miliar lebih. Proses negosisasinya disepakati Rp 11 miliar, sehingga terdapat efisiensi Rp 900 juta lebih. Ke depan kami sudah mendorong Bagian Pengadaan akan ada 21 paket pekerjaan yang tayang, dan diharapkan dapat ditandatangi awal Januari,” kata Sumadi SH MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman.

Bupati Sri Purnomo memberikan apresiasi percepatan pengadaan barang dan jasa. Dia berpesan para penyedia jasa yang sebagian besar di bidang keamanan untuk bekerja optimal menjaga keamanan secara umum, sehingga dapat menarik wisatawan.

“Keamanan kunci pembangunan, wisatawan akan berdatangan, jika mereka mendapat jaminan keamanan di tempat yang mereka kunjungi,” katanya.

Sri Purnomo juga berpesan penyedia layanan kebersihan dan penyedia konsumsi rumah sakit selalu menjaga kualitas, untuk menghindari laporan keluhan dari masyarakat dan sebelum hal tersebut diviralkan oleh masyarakat di media jejaring sosial.

Percepatan pengadaan barang merupakan amanat Inpres Nomor 1 Tahun 2015 tentang Percepatan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. Hal tersebut juga didukung pula oleh percepatan APBD Kabupaten Sleman yang disahkan lebih awal.

Pada 2018 Kabupaten Sleman menyelesaikan paket pengadaan barang jasa sebanyak 291 paket dengan data pagu anggaran lebih dari Rp 371 miliar,  dengan efisiensi sebesar lebih Rp 50 miliar, sehingga memperoleh persentase efisiensi sebesar 8,66 persen.

Hal ini sesuai amanat Perpres Nomor 16 Tahun 2018 dan dengan adanya Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 4.3 yang baru diluncurkan oleh LKPP bulan September 2018.

“Kabupaten Sleman langsung menyesuaikan dengan mempergunakan sistem baru, ini merupakan langkah awal yang baik untuk pengadaan barang/jasa di Kabupaten Sleman,” katanya. (sol)



Sabtu, 29 Des 2018, 17:41:57 WIB Oleh : Sholihul Hadi 595 View
Satu-satunya Suara Kritis Tinggal Tersisa di Kampus
Jumat, 28 Des 2018, 17:41:57 WIB Oleh : Nila Jalasutra 537 View
Ratusan Anggota Pramuka Jalan Kaki 53 Kilometer
Jumat, 28 Des 2018, 17:41:57 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 701 View
Berkat Camilan Sehat Peroleh Hadiah Rp 1 Miliar

Tuliskan Komentar