Senin, 18 Jan 2021,


komisi-v-dpr-ri-meninjau-kegiatan-bumdes-di-slemanPemerintah Kabupaten Sleman menerima kunjungan spesifik dari Komisi V DPR RI beserta jajarannya, Kamis (26/11/2020). (istimewa)


Nila Hastuti

Komisi V DPR RI Meninjau Kegiatan Bumdes di Sleman


SHARE

KORANBERNAS, SLEMAN -- Pemkab Sleman menerima kunjungan spesifik dari Komisi V DPR RI beserta jajarannya, Kamis (26/11/2020). Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau kegiatan Kementerian Desa, Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi, di Bumdes Puri Mataram, Tridadi, Sleman.

Wakil Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie, mengatakan maksud dan tujuan berkunjung ke Kabupaten Sleman untuk meninjau Kementerian Desa, terutama dalam kegiatan Bumdes. Bumdes merupakan unit usaha yang dikembangkan oleh desa.


“Pertama kali secara khusus untuk meninjau Kementerian Desa, karena kita menaruh perhatian besar terutama kegiatan Bumdes. Karena di sini salah satu unit usaha yang dikembangkan oleh desa,” ungkapnya.

Syarif Abdullah Alkadrie juga mengatakan, Bumdes adalah badan hukum yang didirikan oleh desa untuk mengelola usaha dan mengembangkan investasi, menyediakan jasa pelayanan dan jenis usaha lainnya sebagai bentuk kegiatan untuk menyejahterakan masyarakat desa.


“Bumdes adalah badan hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola usaha mengembangkan investasi, menyediakan jasa pelayanan dan atau menyediakan jenis usaha lainnya untuk kesejahteraan masyarakat desa,” paparnya.

Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Budiharjo, menyampaikan bahwa Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta juga memberikan pelatihan bagi masyarakat yang berorientasi terhadap peningkatan produktivitas dan penjualan. Seperti pelatihan pengelolaan Bumdes, pelatihan kader pemberdayaan masyarakat desa, dan pelatihan e-commerce. Upaya tersebut dilakukan agar Bumdes mampu memasarkan produk dan mengembangkan produk berskala nasional melalui teknologi informasi.

Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) telah memberikan kontribusi yang cukup besar bagi warga Sleman sebagai upaya peningkatan pembangunan. Tidak hanya itu saja, BBLM juga memberikan pelatihan bagi masyarakat difabel.

“Keberadaan BBLM Yogyakarta yang berada di wilayah Kabupaten Sleman memberikan kontribusi yang cukup besar untuk warga Sleman dalam upaya peningkatan pembangunan,” kata Budiharjo.

Sementara sambutan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang dibacakan Dirjen PKP2TRANS, Hari Pramudiono, mengatakan terkait perkembangan pembangunan desa, terdapat 329 desa di wilayah Provinsi DIY dengan spesifikasi sebanyak 67 desa dengan status mandiri, 226 desa dengan status maju dan 99 desa berkembang dan tidak ada desa dengan status tertinggal. Desa Tridadi Sleman termasuk dalam kategori desa yang sudah maju. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini