atas

Ki Seno Nugroho Bawakan Lakon Kelas Berat

Sabtu, 23 Mar 2019 | 22:51:20 WIB, Dilihat 1219 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Ki Seno Nugroho Bawakan Lakon Kelas Berat Sekretaris DPRD DIY, Haryanta, menyerahkan tokoh wayang Bima kepada Ki Seno Nugroho. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Rehat Sejenak di Desa Wisata Kawidasri


KORANBERNAS.ID – Dalang Ki Seno Nugroho, Sabtu (23/3/2019) malam, tampil di halaman DPRD DIY Jalan Malioboro. Kali ini dalang yang memiliki banyak penggemar itu membawakan lakon tergolong kelas berat.

Yaitu, lakon Dewa Ruci yang berkisah tentang perjalanan tokoh Bima mencari kesempurnaan hidup bertemu dengan dewanya.

Korelasinya dengan situasi saat ini, para pemimpin hendaknya bisa mencontoh sifat kesatria yang sabar ikhlas dan suka menuntut ilmu itu.

“Harapannya pemilu berjalan damai. Semua bisa bersikap sabar, ikhlas dan berjiwa besar seperti sosok Bima,” ujarnya kepada wartawan sebelum pentas.

Sedianya seremonial pergelaran wayang kulit semalam suntuk dilaksanakan pukul 20:00. Tiba-tiba hujan turun sangat deras disertai angin kencang.

Salah satu besi penyangga tenda terlihat melengkung akibat tidak kuat menahan beban air di atasnya.

Begitu hujan mulai sedikit reda sekitar pukul 21:00, baru kemudian Sekretaris DPRD DIY, Haryanta, menyerahkan tokoh wayang kepada Ki Dalang sebagai penanda pentas wayang kulit semalam suntuk dimulai.

Dalam sambutannya, Haryanta mengatakan Dewa Ruci sebagai salah satu lakon kelas berat di jagad pewayangan karena selain jarang dipentaskan, juga tidak semua dalang mampu mementaskannya.

Dengan kata lain, lakon tersebut tidak bisa dipentaskan seorang dalang secara sembarangan. Meski begitu, Dewa Ruci juga merupakan salah satu lakon favorit.

Dewa Ruci lakon berat karena di dalamnya terdapat ajaran di antaranya sangkan paraning dumadi maupun manunggaling kawula Gusti,” kata Haryanta.

Bagi DPRD DIY, pergelaran wayang kulit merupakan kegiatan rutin dalam rangka nguri-uri budaya Jawa.

Selain sebagai tontonan, wayang adalah warisan leluhur yang digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan mengenai berperilaku kehidupan yang baik.

“Kita bisa mengambil hikmah dari yang disampaikan oleh ki dalang. Bagaimana kita berinteraksi dengan sesama manusia dan dengan Allah SWT,” ucap Haryanta. (sol)



Sabtu, 23 Mar 2019, 22:51:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 296 View
Rehat Sejenak di Desa Wisata Kawidasri
Sabtu, 23 Mar 2019, 22:51:20 WIB Oleh : Nila Jalasutra 334 View
Jokowi Melayat ke Rumah Duka Muhammad Yamin
Sabtu, 23 Mar 2019, 22:51:20 WIB Oleh : Sholihul Hadi 454 View
Hoaks Itu Lelucon Kenapa Ditanggapi Serius

Tuliskan Komentar