atas1

Kenali Hukum, Jauhi Hukuman

Sabtu, 30 Mar 2019 | 21:10:24 WIB, Dilihat 572 Kali - Oleh Redaktur

SHARE


Kenali Hukum, Jauhi Hukuman Tim Kejaksaan Tinggi Yogyakarta untuk berbagi ilmu dan diskusi bersama siswa-siswi SMA GAMA di sekolah SMA Tiga Maret, Selasa (26/3/2019). (Istimewa)

Baca Juga : Jangan Rendam Tabung Bocor


KORANBERNAS.ID -- Jika kita mendengar tentang kejaksaan yang tersirat dibenak kita macam-macam hukuman, kasus, tuntutan hukum, pengadilan, dan pekerjaaan jaksa, hingga syarat menjadi jaksa itu sendiri. Untuk mengetahui semua itu secara mendetail, SMA Tiga Maret (SMAGAMA) memberanikan diri mengundang Tim Kejaksaan Tinggi Yogyakarta untuk berbagi ilmu dan diskusi bersama siswa-siswi SMA GAMA.  

Bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi DIY, SMA GAMA mengadakan program Jaksa masuk sekolah. Program yang dihadiri oleh Nurul F. Damayanti, SH (Jaksa Utama Pratama) dan Ahyani Musa Indah ,SH,MH (Jaksa Pratama). Mereka memilih tema "Kenali hukum, hindari hukuman".

Hal yang paling mendasar yang perlu diketahui siswa-siswi SMA GAMA tak hanya clakupan pekerjaan dan tugas seorang jaksa. Seperti kita ketahui bersama, negara kita adalah negara hukum, untuk itu segala sesuatu ada aturannya. Apa gunanya peraturan? Untuk mengikat seseorang dan untuk menjaga kestabilan dalam hidup bermasyarakat.  Tanpa ada peraturan sudah pasti semua tidak akan terkontrol dan menimbulkan masalah. 

Penyampaian yang begitu renyah membuat siswa SMA GAMA antusias dalam mendengarkan dan bertanya. Hal ini dibuktikan dengan pertanyaan-pertanyaan kritis diluar konteks dari materi yang diberikan.

Beberapa siswa tak hanya bertanya tentang yang ada di jogja melainkan juga Indonesia secara keseluruhan. Mereka bertanya tentang ganti rugi tanah yang berkaitan dengan korupsi hingga kasus Novel Baswedan yang tidak berkembang. Penjelasan yang memuaskan pun diberikan oleh Ahyani Musa Indah selaku Jaksa Pratama kejaksaan tinggi Yogyakarta. 

Diluar dugaan, ternyata  Siswa-siswi SMA GAMA juga mengikuti informasi perkembangan hukum di Indonesia. Dengan adanya kegiatan Jaksa masuk Sekolah siswa- siswi SMA GAMA semakin memahami hukum yang berlaku di Indonesia.

Menurut Ahyani Musa Indah, kegiatan Jaksa masuk Sekolah ini bertujuan agar anak-anak mendapatkan wawasan hukum sesuai dengan usia mereka. 

Ahyani menambahkan bahwa anak SMA itu masuk usia rentan, hingga harus memiliki wawasan tentang hukum sekitar mereka. Tindak kriminal yang dekat dengan usia mereka adalah tawuran kemudian penggunaan sosmed yang tidak bijak.

Ahyani berpesan, pertama tentang Etika bergaul, dia mengatakan anak putri yang belum 17 tahun jika akan perggi dengan anak putra harus mendapatkan  ijin orang tua, karena sekarang sudah ada undang-undang yang mengatur tentang itu. 

"Kemudian, gunakanlah gadget dengan bijaksana, jangan membuat ujaran kebencian atau memprovokasi dengan kata-kata yang kurang bijak, pada saat menggunakan media sosial," lanjutnya.

"Lalu yang ketiga tentang penggunaan kendaraan pribadi, harus sopan karena sekarang sudah ada undang-undang lalu lintas terbaru yang dengan mudah dapat menjerat hukum kaum muda," pungkasnya.(yve)

 


Sabtu, 30 Mar 2019, 21:10:24 WIB Oleh : Sari Wijaya 780 View
Jangan Rendam Tabung Bocor
Sabtu, 30 Mar 2019, 21:10:24 WIB Oleh : Nila Jalasutra 370 View
Pejabat Ini Diarak ke Rumahnya Saat Pensiun
Sabtu, 30 Mar 2019, 21:10:24 WIB Oleh : Masal Gurusinga 479 View
Jalan Pasar Cokro Kembang Semakin Rusak

Tuliskan Komentar