Minggu, 11 Apr 2021,


kebutuhan-rumah-tinggal-akan-meningkatLOKASI KPR BTN -- Calon lokasi KPR BTN di Bogor sedang dalam proses penyiapan lahan. Namun, calon konsumen sudah datang untuk melihat lokasi. (Istimewa).


Arie Giyarto
Kebutuhan Rumah Tinggal akan Meningkat
Membangun Mimpi di Rumah KPR (Bagian II -- Habis)
SHARE

BAIK Plt Dirut PT Bank BTN (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu maupun Vice President Non Subsidizet Mortgage and Consumen Lending Devision PT BTN (Persero) Tbk Suryanti Agustinar, memproyeksikan tahun 2021 kebutuhan akan rumah meningkat. Ini sangat bisa dimengerti. Indonesia dengan jumlah penduduk sangat besar, menuntut ketersediaan rumah yang tidak akan berhenti. Selain rumah pribadi, rumah KPR juga akan terus diburu. Karena berdasar Sensus Penduduk 2020, Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) masih 1,49% per tahun dari 271,35 juta populasi. Semua keluarga butuh rumah tempat tinggal dan sebagian kecil harus disuplai KPR.


Dalam keterangan resminya bulan Januari 2021 lalu, Nixon LP Napitupulu menyatakan akan mencari inovasi guna meningkatkan kinerja dan mewujudkan mimpi menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025. Di antaranya dengan langkah strategis melipatgandakan perolehan dana murah. Dengan demikian akses pemilikan rumah kian mudah. Serta membangun One Stop Financial Solution untuk konsumen dan bisnis perumahan.


Selama 71 tahun banyak sekali yang sudah dilakukan BTN dalam melayani pembiayaan perumahan, dan telah menunjukkan kemampuan sebagai lokomotif ekonomi nasional. Serta mampu bertahan di tengah pandemi Covid 19.

Untuk mewujudkan semua program memudahkan masyarakat mengakses rumah layak huni, aman dan nyaman, di Jabodetabek saja BTN menggandeng 75 pengembang dengan lebih dari 150 proyek perumahan.


Nixon menyadari, betapa pentingnya peran media massa ikut menyosialisasikan apa yang telah banyak sekali dilakukan oleh bank yang pada 9 Februari 2021 ini genap berusia 71 tahun. Masyarakat juga bisa mengakses lewat virtual portal hutkprexpo.btnproperti.co.id.


Kenapa bisa murah?


Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan komitmen yang sangat besar dalam mewujudkan rumah nyaman dan aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah lewat KPR bersubsidi. Tahun 2021 ini, Kementerian PUPR menargetkan pemberian bantuan subsidi pembiayaan perumahan 222.876 unit. Mendukung pemenuhan rumah hunian, meningkatkan akses rumah layak huni dari 56,75 menjadi 70 %. Dana yang dikucurkan pasti besar sekali.

Alokasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 157.500 unit sebesar Rp 16.66 triliun. Dengan SBUM Rp 630 miliar. Dari dana masyarakat untuk 25.380 unit sebesar Rp 2,8 triliun. FLPP ini sebagian untuk subsidi uang muka. Anggaran FLPP menurut Menteri PUPR sebagaimana dikutip Humas Kementerian PUPR, tahun ini tertinggi sejak program ini dimulai.

Dalam hal ini, pemerintah menggandeng 30 bank pelaksana Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan. Meliputi 9 Bank Nasional dan 21 BPD konvensional serta syariah di 11 provinsi. Pada masa pandemi Virus C 19, bantuan terus berjalan memanfaatkan sistem informasi dalam penyaluran KPR subsidi perumahan. Itulah sebabnya harga rumah KPR relatif murah, terjangkau kantong masyarakat berpenghasilan rendah. Soal kualitas dijamin lewat pemeriksaan mencakup 5 komponen. Struktur fondasi, sloot, kolom, ring balok dan rangka atap. Sehingga tak perlu ragu mengambil rumah KPR biasa maupun KPR bersubsidi.

Kebutuhan utama

Rumah merupakan kebutuhan utama bagi setiap keluarga. Sebelum kebutuhan seperti kendaraan, perabotan sekunder dan sebagainya. Tentu saja apa yang menjadi tekad Nixon untuk meningkatkan kinerjanya agar mencapai hasil lebih baik, pantas diapresiasi. Tahun 2021 ini PT Bank BTN akan melanjutkan adaptasi dengan menyesuaikan kebiasaan hidup baru. Usaha melipatgandakan perolehan dana murah akan menguntungkan konsumen. Akses kepemilikan rumah akan semakin mudah. Membangun One Stop Financial Solution akan tercapai. Juga menjadi The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara 2025 semoga bukan hanya mimpi.

Dari sisi konsumen pun akan sangat terbantu. Daripada kontrak rumah misalnya, uangnya bisa dimanfaatkan untuk membayar uang muka serta angsuran setiap bulan. Dan pada saatnya akan menjadi rumah milik sendiri. Bersertifikat lagi. Juga kemungkinan akan kebanjiran pun kecil. Karena banyak persyaratan bagi pengembang yang harus dipenuhi sebelum secara fisik membangun rumah. Tanah lokasi pun harus dipadatkan, menggunakan alat berat. Sehingga kemungkinan di bawah permukaan tanah, jika hujan akan terkikis pun kemungkinan kecil. Saluran air di perumahan juga harus menjamin seluruh penghuni aman.

Selamat ulang tahun PT Bank BTN (Persero) Tbk .Pengalaman 71 tahun menangani rumah KPR sangat luar biasa. Semoga semua mimpi BTN terutama demi kemaslahatan masyarakat berpenghasilan rendah untuk bisa mengakses perumahan KPR BTN akan terwujud.

Dari pada kebanjiran atau kontrak rumah berpindah-pindah, KPR BTN adalah solusinya. Tinggal konsumen yang bisa menakar kemampuan mengangsurnya, memilih berapa tahun jangka waktunya . Apalagi kalau dikaitkan dengan pengalaman selama ini, kurs rupiah makin menurun. Terasa angsuran jadi semakin murah. **



SHARE

'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini