TNI-stipram

"Kesehatan "

Pertama di DIY, RS Mata Dr YAP Raih Akreditasi Bintang Lima

Pertama di DIY, RS Mata Dr YAP Raih Akreditasi Bintang Lima

07:18:17, 19 Okt 2018 | 3 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID – Rumah Sakit (RS) Mata “Dr YAP” dinyatakan lulus akreditasi, setelah mengikuti re-akreditasi pada 18-21 September 2018. Pencapaian ini merupakan yang kedua kalinya setelah survei akreditasi KARS 2012 tahun 2015. Melalui website akreditasi.kars.or.id, Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menetapkan status RS Mata “Dr YAP” lulus akreditasi SNARS...

Ironis, Gudangnya Dokter Gigi tapi Karies Tinggi

Ironis, Gudangnya Dokter Gigi tapi Karies Tinggi

00:04:19, 18 Okt 2018 | 5 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID - Riset Kesehatan Dasar 2013 (Rikesda 2013) yang dirilis Departemen Kesehatan menyebutkan, Yogyakarta merupakan kota yang paling buruk terkena masalah gigi berlubang (karies). Padahal kota ini memiliki jumlah dokter gigi yang banyak. "Ini kan ironis, jogja gudangnya dokter gigi, pabriknya dokter gigi, tapi paling buruk dari indeks rata-rata kerusakan, gigi berlubang, gigi...

Konsumsi Obat Ada Caranya

Konsumsi Obat Ada Caranya

10:03:41, 17 Okt 2018 | 5 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID -- Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY memberikan edukasi gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (gema cermat) di seluruh kabupaten dan kota. Plt Sekretaris Dinkes DIY, Inni Hikmatin, mengatakan edukasi ini merupakan rangkaian dari peringati hari kesehatan yang jatuh 12 November bertema Ayo Hidup Sehat. "Untuk sehat dimulai dari banyak hal. DIY memilih edukasi cerdas...

Kembar Siam di Sardjito Belum Bisa Dipisahkan

Kembar Siam di Sardjito Belum Bisa Dipisahkan

20:49:40, 16 Okt 2018 | 6 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID -- RSUP Dr Sardjito sejak 2015 menangani bayi kembar siam atas nama Fitri Rahmawati  (FR) dan Fitri Sakinah (FS). Putri pasangan SP (32) dan SH (30) tersebut merupakan pasien rujukan dari RSU Kutacane, Aceh Tenggara, Banda Aceh sejak 27 Juni 2015. Namun hingga saat ini, kedua bayi yang lahir pada 2 Mei 2015 tersebut belum bisa dipisahkan. Sebab kelahiran bayi...

Pegawai Pemkot Yogyakarta Donorkan Darahnya

Pegawai Pemkot Yogyakarta Donorkan Darahnya

17:45:32, 10 Okt 2018 | 12 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID – Suasana Balaikota Yogyakarta Rabu (10/10/2018), tidak seperti biasanya. Di lapangan terlihat sejumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berbondong-bondong mengikuti aksi kemanusiaan donor darah. Anharuddin (Udin) selaku ketua pelaksana donor darah menjelaskan, acara tersebut merupakan rangkaian acara peringatan HUT ke-262 Kota...

Ny. Anita Menjenguk Panca, Penderita Tumor Otak di Mata

Ny. Anita Menjenguk Panca, Penderita Tumor Otak di Mata

14:17:47, 18 Sep 2018 | 1 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID — Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Anita Dani Wardhana menjenguk bocah 2 tahun penderita tumor ganas di mata, Panca Nur Ramadani (Panca) putra pasangan Narko dan Fitri Listiani, warga Desa Wiradadi Grumbul Rawasalak Rt.3 Rw.4 Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas, Minggu (16/9/2018) di RSUD Dr. Margono Soekardjo Purwokerto,...

RS Mata Dr Yap Buka Layanan Pendaftaran Online

RS Mata Dr Yap Buka Layanan Pendaftaran Online

00:20:34, 16 Sep 2018 | 1 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID – Mulai 13 September 2018, Rumah Sakit  Mata “Dr YAP” membuka layanan pendaftaran online via website dan mobile android. “Layanan ini lebih praktis dan mudah diakses oleh masyarakat di mana pun,” ungkap dr Eny Tjahjani Permatasari Sp M M Kes, Direktur RS Mata “Dr YAP”, Sabtu (15/09/2018). Humas RS Mata “Dr YAP”...

Merdeka dengan Air Minum Tirta Amerta

Merdeka dengan Air Minum Tirta Amerta

19:19:55, 03 Sep 2018 | 1 Bulan Lalu

KORANBERNAS — Minum itu kebutuhan dasar. Perlu dihayati sebagai hak azasi. Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 tahun 2010, mencantumkan salah satu parameter keamanannya, yaitu total zat padat terlarut (Total Dissolved Solid/TDS) maksimum 500 ppm (part per million). Bandingkan dengan air murni yang dipergunakan medis dan farmasi, TDS 000 ppm. Bagi orang biasa, bukan ilmuwan, air dengan TDS...

Jangan-jangan Ombak Besar Datang Lagi

Jangan-jangan Ombak Besar Datang Lagi

17:28:16, 29 Jul 2018 | 2 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Bisa membayangkan para lanjut usia (lansia) senam sambil tetap waspada. Jangan-jangan ombak besar datang lagi. Peristiwanya terjadi di Pantai Kwaru Kabupaten Bantul, Kamis (26/07/2018). "Awalnya waktu rombongan kami datang, ombak memang besar. Tapi lama kelamaan berangsur normal," kata Ny Harsanto, Ketua Grup Senam Lansia "Mandiri 8" RW 08 Kelurahan...