atas

"Gunung Kidul"

Tanah Gunungkidul Sulit Ditembus Bor

Tanah Gunungkidul Sulit Ditembus Bor

20:54:55, 04 Des 2018 | 7 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID --  Wilayah Kabupaten Gunungkidul saat ini memasuki musim penghujan namun bukan berarti masalah sulitnya memperoleh air bersih lantas teratasi. Nyatanya di Dusun Dringo Desa Girijati Kecamatan Purworsari, walaupun hujan telah mengguyur beberapa kali dalam sebulan terakhir, sumur-sumur rumah warga masih belum terisi air. Warga ada warga setempat yang harus berburu air...

Kiat GAP Angkat Dusun Kumuh Jadi Desa Wisata

Kiat GAP Angkat Dusun Kumuh Jadi Desa Wisata

19:02:27, 02 Des 2018 | 9 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID – Pendiri sekaligus Ketua Tim Diskusi Ahli Gunungkidul Agro Technopark (GAP), Dr Drs Paul Soetopo MA MPE, mengakui terdapat hubungan erat antara kesehatandan kesejahteraan masyarakat. “Kesehatan yang buruk mengakibatkan produktivitas turun, selanjutnya menyebabkan penghasilan dan kesejahteraan turun. Kesehatan buruk menambah angka kemiskinan,” ungkapnya, Minggu...

GAP Beri Layanan Periksa Kesehatan Gratis

GAP Beri Layanan Periksa Kesehatan Gratis

14:37:56, 01 Des 2018 | 10 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID – Sebagai bentuk partisipasi mendukung program kemanusiaan, Gunungkidul Agro Technopark (GAP) memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat. Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, Puskesmas II Kepek, perangkat desa Sumbermulyo serta Rumah Sakit Panti Rahayu, layanan pemeriksaan kesehatan kali ini berlangsung di Dusun...

Sumur Tadah Hujan Masih Kering

Sumur Tadah Hujan Masih Kering

20:48:12, 19 Nov 2018 | 22 Hari Lalu

KORANBERNAS.ID – Semua wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara umum sudah diguyur hujan sekaligus menandai berakhirnya musim kemarau. Demikian pula di Kabupaten Gunungkidul. Walaupun begitu, bukan berarti persediaan air bersih untuk masyarakat lantas tercukupi. “Sumur-sumur tadah hujan masih mengering. Hujan di bulan November ini setidaknya mampu mengisi bak-bak...

ACT Bersama Pemkab Gunungkidul Siapkan Program Atasi Kekeringan

ACT Bersama Pemkab Gunungkidul Siapkan Program Atasi Kekeringan

22:32:58, 08 Nov 2018 | 1 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY sebagai lembaga Kemanusiaan Global tak hanya peduli dengan isu nasional maupun internasional, tetapi juga isu lokal di DIY. Beberapa program unggulan yang sering dilakukan di Gunungkidul adalah wakaf sumur dan droping air untuk mengatasi masalah kekeringan. Untuk lebih menguatkan aksi kemanusiaan yang sudah dilakukan di Gunungkidul, jajaran ACT...

Warga  Gunungkidul Terbiasa Beli Air Saat Kemarau Panjang

Warga Gunungkidul Terbiasa Beli Air Saat Kemarau Panjang

21:10:14, 30 Okt 2018 | 1 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID – Hingga akhir Oktober 2018, sebagian besar wilayah Kabupaten Gunungkidul masih mengalami darurat air bersih. Hujan terus belum juga turun. Sejak berbulan-berbulan lalu warga terpaksa mengandalkan pembelian air dari truk tangki untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Merespons keadaan darurat tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama tiga relawan MRI kembali...

Daun Jati Kering Jadi Pakan Ternak di Gunungkidul

Daun Jati Kering Jadi Pakan Ternak di Gunungkidul

01:26:52, 06 Okt 2018 | 2 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Musim kemarau tidak lagi menjadi momok bagi para peternak di wilayah Gunungkidul saat mencari hijauan pakan ternaknya. Kini kelompok tani di daerah itu terutama di sekitar hutan Sodong mulai menerapkan teknologi pengolahan pakan ternak dengan teknologi fermentasi limbah. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM), metode pembuatan pakan ternak alternatif tersebut...

Wakaf Sumur Bikin Warga Dusun Lega

Wakaf Sumur Bikin Warga Dusun Lega

13:11:13, 13 Sep 2018 | 2 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID -- Warga Dusun Karangmojo Paliyan Gunungkidul bernafas lega karena kebutuhan dasar berupa air bersih segera terpenuhi. Ini setelah lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY bersama mitra donatur Karuma Swalayan berhasil menggalakkan pembangunan Wakaf Sumur produktif, untuk mengurai krisis kekeringan dan darurat air bersih yang melanda Kabupaten Gunungkidul. Apalagi...

Warga Terpaksa Jual Ternak untuk Beli Air

Warga Terpaksa Jual Ternak untuk Beli Air

16:55:41, 29 Jul 2018 | 4 Bulan Lalu

KORANBERNAS.ID – Beberapa warga Gunungkidul terpaksa menjual ternaknya untuk membeli air bersih. Ini karena persediaan air mulai menipis menyusul datangnya musim kemarau, sejak April silam. Setidaknya, inilah pengakuan Gunanto, warga Desa Balong Kecamatan Girisubo. Saat ini harga air bersih pada kisaran Rp 120 ribu hingga Rp 200 ribu per tangki dan tidak sedikit warga membelinya secara...