jogja-kini-punya-gudang-kemanusiaanGudang kemanusiaan yang dibangun Lazizmu dan MDMC di Jalan Wates, Gemarang, Ngemplak, Balecatur, Gamping, Sleman.(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta

Jogja Kini Punya Gudang Kemanusiaan

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Bantuan bagi korban bencana banyak mengalir dari berbagai tempat. Namun dari banyak kasus yang terjadi, banyak bantuan yang tidak tersimpan dengan baik.

Karenanya Lazismu bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) membangun gudang kemanusiaan di Jalan Wates, Gemarang, Ngemplak, Balecatur, Gamping, Sleman. Gudang seluas 3.000 meter persegi ini nantinya akan menyimpan dan mendistribusikan berbagai bantuan bagi korban bencana.


Baca Lainnya :

"Gudang ini merupakan sarana untuk mengumpulkan dan mendistribusikan instrument bantuan kemanusiaan jika bencana terjadi,” papar Hilman Latief, Direktur Program Lazismu di gudang, Senin (29/4/2019).

Selain sebaga tempat menampung dan menyimpan logistik bantuan sebelum didistribusikan, gudang yang dulunya merupakan pabrik air minum kemasan tersebut juga bisa menjadi sarana edukasi. Generasi muda bisa belajar untuk berperan serta dalam menangani bencana sesuai kapasitas mereka masing-masing.


Baca Lainnya :

"Misalnya membantu packing logistik untuk meningkatkann rasa kerelawanan anak-anak SD dan SMP," jelasnya.

Hilman menambahkan, Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional juga mengembangkan program Ramadan tahun ini. Diantaranya memberikan bantuan secara serantak di seluruh kantor wilayah, daerah serta kantor layanan Lazismu di Indonesia. Diantaranya kegiatan nasional seperti Back to Masjid, Indonesia Mobile Clinic (IMC), Kado Ramadhan dan MudikMu Aman.

PR Manager Lazismu, Nazhori Author menerangkan, masjid merupakan pusat pemberdayaan dan dakwah sosial yang harus diperhatikan, terutama di kawasan terpencil, tertinggal dan terdepan serta kantong-kantong kemiskinan baik di yang ada di desa dan di kota dengan target nasional sebanyak 78 masjid.

“Sehingga itikad Lazismu menyiapkan 80 posko layanan mudik nasional bagi pemudik yang merasa lelah dan memerlukan keamanan beristirahat selama perjalanan menjadi program unggulan sejak tahun 2017 sampai sekarang,” pungkasnya.

Di samping program-program Ramadhan itu, Lazismu juga akan menyalurkan bantuan kepada guru-guru melalui program Peduli Guru dan bantuan peralatan sekolah (School Kit). Lazismu juga menyediakan layanan kesehatan melalui program nasional Indonesia Mobile Clinic dengan target penerima manfaat selama Ramadhan 10.900 jiwa.

Sedangkan program Kado Ramadhan merupakan aksi kepedulian selama bulan suci untuk meringankan kebutuhan hidup masyarakat yang duafa saat menunaikan ibadah puasa dan menyambut hari lebaran dengan target nasional 366.518 penerima manfaat.(yve)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini