atas1

Jernih dan Segar Mengucur dari Sumur Wakaf

Kamis, 31 Jan 2019 | 17:24:13 WIB, Dilihat 1181 Kali
Penulis : Sholihul Hadi
Redaktur

SHARE


Jernih dan Segar Mengucur dari Sumur Wakaf Warga membasuh rambutnya dengan air Sumur Wakaf Global Wakaf-ACT DIY di Dusun Bangkan Jatiayu Karangmojo Gunungkidul. (istimewa)

Baca Juga : Baru Dua Tahun Diaspal, Rusak


KORANBERNAS.ID – Seorang warga terlihat membasuh rambutnya. Kran itu seperti sengaja dibuka lebar-lebar sehingga air yang jernih mengucur deras.

Ini barangkali hanya salah satu bentuk ekspresi warga meluapkan kegembiraan menandai selesainya pembangunan sumur wakaf di Dusun Bangkan Desa Jatiayu Kecamatan Karangmojo Gunungkidul, Kamis (31/1/2019).

Sekaligus inilah hari yang membahagiakan warga Dusun Bangkan menyusul selesainya pembangunan sumur yang digarap sejak awal bulan lalu dan manfaatnya dapat mereka rasakan.

Begitu pipa-pipa air terpasang ke rumah-rumah warga, dilakukan prosesi serah terima dari Global Wakaf-ACT DIY bersama tokoh masyarakat dan warga setempat.

Sumur yang dibangun di halaman Masjid Istiqomah dengan kedalaman 51 meter ini memiliki debit air yang baik dan jernih, selain untuk keperluan ibadah jamaah masjid, air dari Sumur Wakaf ini juga dialirkan ke puluhan rumah di Dusun Bangkan.

Ekspresi warga Dusun Bangkan menyambut selesainya pembangunan Sumur Wakaf-ACT DIY. (istimewa)

Alhamdulillah setelah sumur wakaf dibangun, ada donatur memberikan bantuan tambahan berupa meteran air dan pipa paralon. Masyarakat juga ikut terlibat aktif selama pembangunan dan secara swadaya menambah kekurangan paralon agar kebermanfaatan air sampai ke rumah-rumah warga,” ujar Kharis Pradana, tim Program Sumur Wakaf ACT DIY.

Satu rangkaian dengan acara peresmian dan serah terima Sumur Wakaf, tim medis Relawan ACT DIY memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

M Risdy selaku tokoh masyarakat mewakili warga Dusun Bangkan mengucapkan terima kasih untuk Global Wakaf ACT atas bantuan sumur kepada masyarakat dan Jamaah Masjid Istiqomah.

“Semoga setiap tetes air mengalirkan pahala jariyah yang tak pernah henti untuk para donatur dan juga sahabat ACT,” kata dia.

Selama ini wilayah DIY khususnya Gunungkidul setiap musim kemarau hampir seluruhnya mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih.

Walaupun Kabupaten Gunungkidul kini memasuki musim penghujan, Global Wakaf ACT DIY akan terus membangun Sumur Wakaf sebagai solusi atas permasalahan kekurangan air bersih yang kerapkali dialami masyarakat.

“Semoga kebaikan yang diberikan para donatur ini terus mengalir selama sumur wakaf ini dikelola dan dijaga oleh masyarakat yang menerima manfaat sumur wakaf ini,” kata Kharis.

Dengan pipa, air Sumur Wakaf dialirkan ke rumah-rumah penduduk. (istimewa)

Inspirasi

Global Wakaf ACT merupakan program untuk membantu masyarakat, yang terinspirasi dari keberkahan sumur yang diwakafkan oleh Utsman bin Affan, lebih dari 1.400 tahun silam.

Sumur wakaf tersebut hingga saat ini masih dimanfaatkan oleh masyarakat Madinah. Bahkan hasil pengelolaan sumur itu terus dapat dirasakan oleh fakir miskin maupun masyarakat yang membutuhkan.

Dari satu sumur itu pula lahir rekening dan pembangunan hotel atas nama Utsman Bin Affan. Semua itu bermula tatkala Madinah dilanda kekeringan panjang.

Sumur-sumur tak lagi menampung air bersih. Satu-satunya sumber air yang tersisa adalah Sumur Raumah milik seorang Yahudi.

Untuk memenuhi kebutuhan air, umat Islam Madinah berduyun-duyun antre membeli air dari sumur tersebut.

Melihat kondisi yang memprihatinkan itu, Rasulullah SAW meminta sahabatnya membebaskan sumur itu lalu menyumbangkannya untuk umat.

Utsman bin Affan langsung menyambut seruan Nabi SAW dengan mendatangi pemilik sumur. Dia tawar dengan harga tinggi namun ditolak.

Melalui proses negosiasi, akhirnya tawaran diterima dengan catatan sistem kepemilikan sumur secara bergiliran. Sehari milik Utsman dan esoknya si pemilik berhak atas sumur itu.

Utsman kemudian mengumumkan ke penduduk Madinah, sumur Raumah dapat dikonsumsi gratis. Masyarakat Madinah pun berbondong-bondong menikmati air bersih dan menyimpannya untuk kebutuhan esok hari.

Keesokan harinya sumur sepi pembeli karena masyarakat masih memiliki persediaan air. Akhirnya si pemilik menjual penuh sumur tersebut kepada Utsman seharga 20.000 dirham.

Sejak itu, Utsman mewakafkan sumur Raumah untuk kebutuhan masyarakat Madinah. Area sekitar umur ditanami kurma kemudian berkembang menjadi kebun kurma.

Kebun tersebut dikelola dari generasi ke generasi, mulai dari para khalifah sampai pemerintah Arab Saudi di bawah Kementerian Pertanian.

Hasil panen kurma dijual ke pasar-pasar. Setengah keuntungan disalurkan ke anak yatim dan yang membutuhkan. Setengahnya lagi disimpan dalam bentuk rekening di bank atas nama Utsman bin Affan yang dipegang oleh Kementerian Wakaf.

Uang rekening Utsman yang terus membengkak digunakan untuk membangun hotel bintang lima dengan nama Hotel Utsman Bin Affan.

Hotel tersebut saat ini dikelola oleh Sheraton sebagai salah satu hotel bertaraf internasional dengan 15 lantai dan 24 kamar di setiap lantainya.

Hotel Utsman dilengkapi restoran besar dan tempat belanja serta dekat Masjid Utsman bin Affan yang masih aktif digunakan. Dengan pengelolaan profesional diperkirakan keuntungan besar diperoleh dari hotel tersebut.

Berbekal semangat memproduktifkan aset-aset wakaf untuk kepentingan umat, melalui program Sumur Wakaf, Global Wakaf ACT bergerak membangun sumur-sumur wakaf di seluruh Indonesia.

Hasilnya saat ini program Sumur Wakaf dari Global Wakaf telah menjangkau 19 provinsi dengan total 168 desa di 80 kabupaten/kota.

Sekitar 190-an Sumur Wakaf dibangun mengaliri kebaikan bagi sekitar 270.000-an penerima manfaat. Ikhtiar ini akan terus dilakukan Global Wakaf dalam upaya memproduktifkan Sumur Wakaf sebagaimana halnya Sumur Wakaf Utsman. Dengan pengelolaan profesional, Sumur Wakaf mengalirkan manfaat yang tak terputus. (sol)



Kamis, 31 Jan 2019, 17:24:13 WIB Oleh : Masal Gurusinga 773 View
Baru Dua Tahun Diaspal, Rusak
Kamis, 31 Jan 2019, 17:24:13 WIB Oleh : Masal Gurusinga 1142 View
Pasar Hewan Prambanan Banjir
Kamis, 31 Jan 2019, 17:24:13 WIB Oleh : Sari Wijaya 1625 View
Polsek Banguntapan Ringkus Pelaku Curas

Tuliskan Komentar