atas1

Jenderal Bintang Dua dan Istri Turut Pecahkan Rekor Di Manado

Sabtu, 03 Agu 2019 | 16:35:16 WIB, Dilihat 1416 Kali
Penulis : Rosihan Anwar
Redaktur

SHARE


Jenderal Bintang Dua dan Istri Turut Pecahkan Rekor Di Manado Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian saat menghadiri acara pemecahan rekor menyelam, Kamis (1/8/2019) kemarin, di Kawasan Pantai Megamas Manado. (istimewa)

Baca Juga : ACT DIY Siap Distribusikan 1.000 Hewan Kurban ke Pelosok


KORANBERNAS.ID -- Kapolda DIY Irjen Polisi Ahmad Dofiri dan sang istri, Ny Diana Wahyuni Ahmad Dofiri turut ambil bagian dalam  pemecahan rekor dunia penyelaman massal terbanyak serta pembentangan terbesar bendera di bawah air Laut Manado.

Rekor itu terpecahkan, Kamis (1/8/2019) pagi, di Kawasan Pantai Megamas, Manado, Sulawesi Utara. Kabid Humas Polda DIY Kombes Polisi Yuliyanta kepada koranbernas.id menuturkan, seluruh jajaran Polda DIY turut bangga atas prestasi yang turut ditorehkan Kapolda Ahmad Dofiri dan Ny Diana Wahyuni Ahmad Dofiri.

“Kegiatan pemecahan rekor dunia ini diinisiasi oleh organisasi Wanita Selam Indonesia (WASI) yang kebetulah diketuai oleh Ny Tri Tito Karnavian (istri Kapolri). Sebab itu, Bu Diana Ahmad Dofiri juga ingin menyukseskan acara tersebut untuk mengisi rangkaian HUT RI ke-74,” tuturnya, Sabtu (3/8/2019) pagi.

Pada kegiatan yang telah berlangsung sejak 1 Agustus itu, akhirnya berhasil terpecahkan satu rekor dunia yaitu rekor rangkaian penyelam terpanjang di bawah air yang diikuti 578 penyelam pria dan wanita. Rekor itu disahkan oleh Solvej Malouf selaku Guinness World Records Adjudicator.

“Pada pemecahan rekor penyelaman terbanyak, Pak Kapolda dan ibu berserta beberapa bhayangkari Polda DIY juga ikut menyelam di Manado,” kata Yuliyanta.

Penyelam yang mengikuti pemecahan rekor di Manado merupakan penyelam yang terdaftar, baik di WASI maupun organisasi dan kelompok selam lainnya, yang telah dipilih khusus oleh tim panitia penyelenggara. Rekor tahun ini memecahkan rekor sebelumnya yang pernah dipecahkan di Amerika tahun 2018 dengan jumlah penyelam saat itu ada 386 penyelam.

Awalnya ada sekitar 3.000 penyelam yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan pemecahan rekor rangkaian penyelaman terpanjang dan terbanyak (longest human chains underwater). Namun, panitia akhirnya membatasi keikutsertaan menjadi 578 penyelam demi faktor keselamatan dan waktu penyelaman.

“Mereka berhasil bergandengan tangan tanpa terputus selama lebih dari 7 menit di laut Manado, termasuk Pak Kapolda dan Ibu,” tandasnya.

Sementara pada Sabtu 3 Agustus, berlangsung dua pemecahan rekor sekaligus yaitu rekor penyelaman massal terbanyak (most people scuba diving) dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (largest unfurled flag underwater).

Panitia mengungkapkan untuk Sabtu 3 Agustus 2019, lebih dari 3000 penyelam yang berpartisipasi. Mereka terdiri dari berbagai usia dan gender. Di lokasi, ribuan penyelam yang sudah dikelompokkan telah bersiap untuk memecahkan dua rekor sekaligus. Pengunjung pun tampak antusias. (ros)



Sabtu, 03 Agu 2019, 16:35:16 WIB Oleh : Sholihul Hadi 425 View
ACT DIY Siap Distribusikan 1.000 Hewan Kurban ke Pelosok
Sabtu, 03 Agu 2019, 16:35:16 WIB Oleh : Sholihul Hadi 421 View
Pohon Cemara Tumbang Menutup Jalur Wisata
Sabtu, 03 Agu 2019, 16:35:16 WIB Oleh : Sholihul Hadi 469 View
Makin Besar Peluang Airlangga Terpilih Lagi

Tuliskan Komentar