atas1

Jatuh di Panggung Tayuban, Seorang Kakek Meninggal

Minggu, 28 Jul 2019 | 21:23:11 WIB, Dilihat 2410 Kali
Penulis : Nanang WH
Redaktur

SHARE


Jatuh di Panggung Tayuban, Seorang Kakek Meninggal Panggung Tayuban tempat jatuhnya korban hingga tidak sadarkan diri dan meninggal. (istimewa)

Baca Juga : Mercon Meledak di Kerumunan, Puluhan Penonton Konser Musik Kecopetan


KORANBERNAS.ID -- Tayuban di Desa Kedungdowo Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen, Sabtu (27/7/2019) malam, mendadak heboh. Acara ini diadakan sebagai syukuran atas terpilihnya seorang warga setempat menjadi kepala desa.

Seorang kakek, Darmuji (67), warga Desa Pesuningan Kecamatan Prembun  Kabupaten Kebumen tiba-tiba jatuh tidak sadarkan diri.

Penyebab kematian korban kemungkinan akibat serangan penyakit jantung dan darah tinggi.

Anggota Polsek Poncowarno sudah melarikan korban ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan namun dalam perjalanan jiwanya tidak tertolong.

“Korban Darmuji tiba-tiba tersungkur di atas panggung saat menyumbangkan lagu dalam acara tasyakuran Kades Kedungdowo,“ kata Kompol Suparno, Kasubbag Humas Polres Kebumen kepada media, Minggu (28/7/20219) sore.

Berdasarkan keterangan petugas medis UGD Klinik Pratama Centra Medika Desa Mulyoasri Kecamatan Prembun, menurut Suparno, korban meninggal karena penyakit serangan jantung,.

"Kami saat melakukan pengamanan pertunjukan, tiba-tiba korban tidak sadarkan diri. Selanjutnya kami larikan ke klinik, namun korban tetap tidak tertolong," kata Suparno.

Tim Inafis yang melakukan identifikasi jenazah korban di  klinik itu  tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan atau tanda mencurigakan mengarah tindak pidana.

Berdasarkan informasi, korban pada hari Sabtu (27/7/2019) malam mendatangi pertujukan seni budaya Tayub di rumah Kades Kedungdowo.

Pada saat itu, korban menyumbangkan lagu dan naik ke panggung. Di tengah pertunjukan, korban meletakkan mikrofon dan terjatuh.

Keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat tekanan darah tinggi.

Sebelum meninggal, korban mengkonsumsi sate dan minum kopi.

Setelah tim Inafis melakukan identifikasi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (sol)



Minggu, 28 Jul 2019, 21:23:11 WIB Oleh : Sari Wijaya 1018 View
Mercon Meledak di Kerumunan, Puluhan Penonton Konser Musik Kecopetan
Minggu, 28 Jul 2019, 21:23:11 WIB Oleh : Nanang WH 1224 View
Mitigasi Tsunami Tak Hanya Sasar Penduduk Zona Merah
Minggu, 28 Jul 2019, 21:23:11 WIB Oleh : Sari Wijaya 724 View
Tidur di Paku Tajam, Limbad Ditindih Batako

Tuliskan Komentar