atas1

Jangan Diperlakukan Seperti Daun Salam

Jumat, 31 Mei 2019 | 16:14:47 WIB, Dilihat 401 Kali - Oleh Sari Wijaya

SHARE


Jangan Diperlakukan Seperti Daun Salam Agus Santoso yang akrab dipanggil Beni (tengah,red) mulai mengumpulkan relawan saat acara buka bersama di Pajangan, Kamis (30/5/2019) petang. (Sari Wijaya/koranbernas.id)

Baca Juga : Wisata Unggulan Siap Hibur Wisatawan


KORANBERNAS.ID--Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 masih setahun lagi. Namun demikian nama kandidat yang digadang-gadang maju untuk  menduduki posisi bupati ataupun wakil bupati Bantul sudah mulai bermunculan. Baliho maupun spanduk juga mulai  dipasang, termasuk dukungan di media sosial.
       
Ada nama Bupati pertahana Drs H Suharsono, Wabup H Abdul Halim Muslih, pengusaha Agus Santoso atau akrab disapa Beni yang akan maju berpasangan  dengan Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Drs H Sahari, pengusaha dan ketua IOF DIY Dewata Eka Putra,  hingga nama Ketua DPD PAN Bantul Mahmud Ardi Widanta  santer berhembus di masyarakat.
        
Ditemui koranbernas.id saat pembentukan relawan Bantul barat yang dibarengi buka puasa bersama di ingkung tepi sawah, Pajangan Jumat (30/5/2019) sore, Beni mengatakan dirinya akan maju berpasangan dengan Drs H Sahari.

“Awalnya saya dipinang Muhammadiyah untuk maju dan kemudian berpasangan dengan Pak Sahari,” kata Beni.

Kemudian untuk mengusung pasangan ini bersama tim sukses  telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai. Dan dari hitungan kursi di DPRD dari beberapa partai tersebut, dirinya mengaku jika sudah   bisa melakukan pendaftaran pasangan Oktober mendatang.

     
Beni mengatakan jika nantinya Allah SWT mengabulkan dirinya memegang tapuk kendali pemerintahan di Bantul, maka akan ada beberapa hal yang dilakukan. Diantaranya adalah memberdayakan seluruh relawan dengan mendirikan 75 perusahaan konstruksi di  75 desa.

“Nanti setiap desa mengelola proyek dimana relawan dilibatkan disana termasuk masyarakat sekitar. Maka ketika sejahtera, harus  sejahtera bersama,”kata pengusaha di bidang  perkoperasian dan juga properti tersebut.
         
Suami dari Ratnawati seorang notaris di Palbapang ini tidak ingin memperlakukan timsesnya seperti daun salam. Dimana hanya  menjadi penyedap, pengharum, namun ketika masakanya jadi, maka daun tersebut dibuang.

“Ibaratnya timses hanya diperlukan hingga mengantar calon menjadi pimpinan daerah setelah itu ditinggalkan. Saya tidak ingin seperti itu,” kata bapak  tiga anak tersebut.

Sehingga dirinya berkomitmen jika  diberikan amanah menjadi pemimpin di Bantul,relawan akan digandeng hingga masa jabatanya berakhir. (yve)



Jumat, 31 Mei 2019, 16:14:47 WIB Oleh : Nila Jalasutra 332 View
Wisata Unggulan Siap Hibur Wisatawan
Jumat, 31 Mei 2019, 16:14:47 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 258 View
Tak Perlu Khawatir Zonasi Sekolah
Jumat, 31 Mei 2019, 16:14:47 WIB Oleh : Surya Mega 291 View
IIC Yogyakarta Berbagi dengan Putri Nurul Yasmin

Tuliskan Komentar