Kamis, 21 Okt 2021,


ini-tarif-baru-rapid-test-antigen-bagi-penumpang-kereta-apiPetugas mengambil sampel swab antigen. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)


Muhammad Zukhronnee Muslim
Ini Tarif Baru Rapid Test Antigen bagi Penumpang Kereta Api

SHARE

KORANBERNAS ID, YOGYAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru layanan Rapid Test Antigen di stasiun dari sebelumnya Rp 85.000 menjadi Rp 45.000 untuk setiap pemeriksaan. Tarif baru ini berlaku mulai 24 September 2021 di 64 stasiun.


“Penyesuaian tarif merupakan salah satu bentuk peningkatan pelayanan KAI kepada pelanggan,” ungkap, Supriyanto, Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Kamis (23/9/2021).

  • Komik Si Loko, Jenaka dan Menghibur
  • Wah, Stasiun Tugu Bakal Tampung 14 Ribu Penumpang

  • KAI menyediakan fasilitas Rapid Test Antigen di stasiun dengan harga terjangkau bagi para calon pelanggan yang ingin melengkapi persyaratan naik kereta api jarak jauh.

    Hadirnya layanan itu merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dengan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo serta Indofarma melalui anak usahanya Farmalab maupun pihak-pihak lain.


    Adapun stasiun yang melayani Rapid Tes Antigen adalah Gambir, Pasar Senen, Bekasi, Cikampek, Karawang, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cimahi, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Brebes, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Kebumen, Sidareja, Gombong, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Purwosari, Wates, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Nganjuk, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Lamongan, Jember, Ketapang, Banyuwangi, Rogojampi, Probolinggo, Kalisetail, Medan, Kisaran, Tanjung Balai, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Prabumulih, Muara Enim, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Martapura, Kotabumi dan Baturaja.

    “Untuk dapat melakukan pemeriksaan rapid test antigen di stasiun, calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas,” kata Supri.

    Kebijakan ini sesuai SE Kemenhub No 69 Th 2021, pelanggan KA jarak jauh harus menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Pelanggan juga wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

    “Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan,” kata dia.

    KAI telah mengintegrasikan sistem boarding KAI dan aplikasi Peduli Lindungi sehingga data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan otomatis muncul pada layar komputer petugas.

    Integrasi ini bertujuan untuk mempermudah pelanggan, memperlancar proses pemeriksaan dan menghindari pemalsuan dokumen.

    Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

    Selain syarat tersebut KAI juga menambahkan beberapa aturan guna mencegah penyebaran Covid-19 di dalam kereta api, yaitu pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

    Pelanggan diwajibkan menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut. Pelanggan juga tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.

    KAI berkomitmen memastikan seluruh pelanggan KA Jarak Jauh memenuhi persyaratan yang telah diatur pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai maka dilarang naik kereta api dan tiket akan dibatalkan dan bea akan dikembalikan 100 persen.

    Kereta Api merupakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, memastikan pelanggan dalam kondisi aman dan sehat, serta konsisten menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat.

    “KAI mendukung penuh upaya pemerintah melakukan screening deteksi Covid-19 pada moda transportasi kereta api guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Supriyanto. (*)


    TAGS: stasiun  KA  kereta  api 

    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini