Kamis, 22 Apr 2021,


ini-pesan-gubernur-jateng-untuk-kepala-daerah-yang-dilantikProsesi Pelantikan Agus Bastian dan Yuli Hastuti Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purworejo. (istimewa)


Wahyu Nur Asmani EW
Ini Pesan Gubernur Jateng untuk Kepala Daerah yang Dilantik

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyampaikan sejumlah pesan untuk para kepala daerah yang baru saja dilantik, Jumat (26/2/2021). Salah satunya, mereka diminta membuat akun sosial media (sosmed) pribadi maupun instansi. Ini penting untuk penyesuaian zaman dan keadaan.


“Tuntutan zaman memaksa kita untuk mengikuti peradaban itu, agar Bapak Ibu tidak ketinggalan. Bukan hanya akun personal, tapi juga akun pemda harus bergerak ke sana melayani masyarakat. Ini pekerjaan ringan tapi paling esensial. Jangan bilang reformasi birokrasi kalau sosial media saja tidak punya,” ujarnya.


Dari Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, Ganjar Pranowo secara virtual melantik Bupati dan Wakil Bupati Purworejo bersama 16 pasangan bupati/walikota dari daerah lain se-Jawa Tengah.

Pasangan Agus Bastian dan Yuli Hastuti dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Purworejo masa jabatan 2021-2026. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dilaksanakan secara virtual dari Pendapa Kabupaten Purworejo.


Ganjar mengawali sambutannya mengutip perkataan Bung Karno, Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden pun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng adalah kekuassaan rakyat. Di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.


Ganjar menekankan kepada pemimpin daerah yang terpilih untuk memastikan jabatan yang diemban bukan hanya sekadar demi gengsi tetapi menjadi ladang perjuangan memperbaiki keadaan.


“Sumpah yang diucapkan itu bukan sekadar kalimat protokoler, itu mantra. Kitab suci yang jadi persaksian, sepenuhnya telah merekam janji kita, sampai janji itu terpenuhi di hadapan manusia dan Tuhan,” kata Ganjar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (istimewa)

Ganjar juga berpesan kepada pemimpin daerah yang terpilih agar menata niat, memantapkan tekat dan menetapkan hati. Tidak ada pekerjaan yang ringan, namun akan ringan jika dilakukan bersama secara kompak.

“Sekarang tuan kita adalah rakyat, jabatan ini hanya sejadar mandat. Kekuasaan yang langgeng adalah kekuasaan rakyat,” tambahnya.

Agus Bastian usai pelantikan mengatakan, pada masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026 ini dirinya bersama Yuli Hastuti akan mengedepankan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Menurut dia, tidak ada keinginan mengesampingkan program lain seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekomomi. Semua program tetap diteruskan.

Namun, peningkatan SDM yang berdaya saing sangat dibutuhkan guna menjawab berbagai tantangan kedepan.

“Purworejo telah memasuki era baru, apalagi dengan hadirnya Yogyakarta International Airport (YIA), Badan Otorita Borobudur dan Waduk Bener yang merupakan Proyek Strategis Nasional. Purworejo harus dapat mempersiapkan SDM yang andal dan berdaya saing, dalam rangka menghadapi perubahan zaman,” kata bupati.

Usai pelantikan Bupati/Wakil Bupati, dilanjutkan pelantikan Fatimah Verena Prihastyari sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekrasnasda Purworejo.

Kemudian dilanjutkan serah terima jabatan dari Plh Bupati Purworejo Said Romadhon kepada Bupati Purworejo Agus Bastian. Serah terima ditandai penandatanganan berita acara dan penyerahan buku memori jabatan. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini