atas1

Hujan Es Mungkin Terjadi Lagi

Kamis, 31 Jan 2019 | 20:02:46 WIB, Dilihat 684 Kali
Penulis : Nila Jalasutra
Redaktur

SHARE


Hujan Es Mungkin Terjadi Lagi Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca BMKG Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa. (nila jalasutra/koranbernas.id)

Baca Juga : Bermodal Ijazah SD Ciptakan Lapangan Kerja


KORANBERNAS.ID -- Kabupaten Sleman ternyata menjadi wilayah paling rawan bencana hidrometeorogis.

Inilah pernyataan Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta, Sigit Hadi Prakosa.

“Bencana hidrometeorogis ini biasanya ditandai terjadinya hujan lebat, banjir, hujan es, hingga angin kencang,” ungkapnya kepada awak media di Kantor Pemkab Sleman, Kamis (31/1/2019).

Berdasarkan data historis, 81 persen bencana di Sleman selama ini jenisnya hidrometeorologis.

Terkait hujan es yang terjadi 29 Januari 2019, Sigit memperkirakan hujan serupa mungkin bisa terjadi lagi meski potensinya kecil.

Sigit juga menyebut cuaca ekstrem masih terus berlangsung hingga mendekati pertengahan tahun 2019 ini.

Puncak musim hujan tetap diprediksi terjadi hingga akhir Januari ini.

"Februari nanti cuaca masih tetap tergolong ekstrem, namun dengan suhu lebih rendah," jelas Sigit.

Dia meminta masyarakat terutama di Sleman mewaspadai kondisi cuaca yang masih ekstrem.

Sigit turut memastikan BMKG juga akan terus memantau kondisi cuaca selama 24 jam.

Peringatan dini cuaca ekstrem akan diinformasikan ke masyarakat. (sol)



Kamis, 31 Jan 2019, 20:02:46 WIB Oleh : Arie Giyarto 802 View
Bermodal Ijazah SD Ciptakan Lapangan Kerja
Kamis, 31 Jan 2019, 20:02:46 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1059 View
Jernih dan Segar Mengucur dari Sumur Wakaf
Kamis, 31 Jan 2019, 20:02:46 WIB Oleh : Masal Gurusinga 680 View
Baru Dua Tahun Diaspal, Rusak

Tuliskan Komentar