gunungkidul-pasang-1000-titik-jaringan-internet-gratisWakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi. (sutaryono/koranbernas.id)


St Aryono

Gunungkidul Pasang 1.000 Titik Jaringan Internet Gratis

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Dalam upaya mendukung keterbukaan informasi publik dan pelayanan masyarakat, Pemkab Gunungkidul dalam tahun 2020 ini membangun 1.000 titik jaringan wifi yang bisa dinikmati masyarakat secara gratis.

“Hingga kini sudah terpasang 810 titik wifi, dan hingga akhir tahun ini akan terpasang 1.000 jaringan internet gratis,” kata Immawan Wahyudi, Wakil Bupati Gunungkidul, Kamis (13/8/2020).


Baca Lainnya :

Internet gratis ini terpasang di berbagai lembaga, di antaranya sekolah, kantor kalurahan, kantor pelayanan publik, hingga lokasi wisata.

"Pemasangan jaringan internet ini membantu mengurangi blank spot yang ada di sini sehingga memudahkan siswa yang akan belajar daring. Mereka bisa datang ke lokasi yang sudah ada wifinya," tambahnya.


Baca Lainnya :

Immawan berharap dengan kemudahan internet yang bisa diakses masyarakat, bisa meningkatkan perekonomian dan paling utama bisa memudahkan belajar siswa yang tidak bisa mengakses internet atau pun kesulitan membeli pulsa.

Kabid Layanan Informatika Diskominfo Gunungkidul, Setiyo Hartanto, menambahkan akhir tahun ini ada 1.000 titik yang terpasang jaringan internet. Saat ini 55 desa proses lelang, 210 sekolah SD dan SMP proses penyusunan skema dan kebijakan agar secepatnya dapat di eksekusi di anggaran perubahan.

Setiyo mengakui, kendala saat ini adalah soal kecepatan internetnya atau bandwich. Saat ini untuk wilayah tertentu kecepatan internetnya masih rendah sehingga agak lama untuk melakukan penelusuran situs internet. "Tahun ini semoga kecepatannya bisa ditambah dan semuanya lancar," katanya.

Sedangkan Kepala Diskominfo Gununkidul, Kelik Yuliantoro, menyatakan capaian layanan koneksi internet 1.000 titik menjadi aset Kabupaten Gunungkidul dalam melanjutkan pembangunan dan mencapai kesejahteraan masyarakat yang jauh lebih baik dan mengantisipasi permasalahan global, termasuk pandemi Covid-19.

Untuk mengantisipasi wilayah blank spot bisa dilakukan tiga cara, yakni kalurahan bisa menggunakan dana desa untuk membuat jaringan yang disediakan Diskominfo. Seperti yang sudah dilakukan dua kalurahan, yakni kalurahan Jetis di Kapanewon Purwosari yang bisa menyalurkan ke dua dusun, dan Kalurahan Giritirto di Kapanewon Purwosari, baru ada satu dusun. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini