atas

Goyang Jempol, Jokowi Dihadiahi Patung

Minggu, 24 Mar 2019 | 08:35:11 WIB, Dilihat 340 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Goyang Jempol, Jokowi Dihadiahi Patung Capres 01 Joko Widodo melayani permintaan foto disamping patung dirinya dalam Deklarasi Alumni Jogja Satukan Indonesia di sporthall Kridosono, Sabtu (2e/3/2019). (Muhammad Zukhronnee ms/koranbernas.d)

Baca Juga : Menu Sejumlah 1.500 Porsi Tersaji Cepat


KORANBERNAS.ID -- Goyang jempol, karya Marzuki Mohamad "Kill the Dj" menggoyang Sporthall Kridosono, Sabtu (23/3/2019) pagi. Lagu ini menggema saat calon presiden (capres) nomor urut 1, Joko Widodo atau Jokowi hadir dalam deklarasi puluhan ribu Alumni Jogja Satukan Indonesia.

Lagu yang khusus dibuat sebagai bentuk dukungan kepada pasangan capres 01 Jokowi-Amin ini dirilis Marzuki lewat channel youtube Official-nya beberapa waktu silam. 

Tak seperti video klip pada umumnya, dalam video itu Marzuki juga menyertakan tutorial goyang jempol agar mudah dipelajari dan ditiru.

Tak hanya Marzuki yang hadir, tampak beberapa seniman dan budayawan turut memberikan dukungan. Diantaranya Djaduk Feriyanto lengkap dengan Kuaetnika, Inung Nugroho, Slamet Raharjo, Hanung Bramantyo, Irwan Bajang, Serta Andi F Noya. Bahkan presenter khas dengan kepala plontos yang populer dengan program televisi Kick Andy ini menjadi Master of Ceremony dalam acara tersebut.

Belum lagi para seniman yang tidak ikut terlihat di stage dan kursi tamu. Selain Djaduk, masih banyak sederet nama seniman lain yang tergabung dalam Paguyuban Alumni ISI (Institut Seni Indonesia-red) Dukung Jokowi (Paidjo).

Dalam deklarasi ini juga diserahkan patung sosok Jokowi berukuran skala 1 : 1. Patung karya Seniman patung Dumadi ini persembahan dari Paguyuban Alumni ISI Dukung Jokowi (Paidjo). 

Patung sosok Jokowi, lengkap menggunakan kemeja putih mengacungkan jempol kanan ini berbahan resin. Diusung ketengah panggung tak ayal menjadi objek berswafoto para relawan Jokowi. 

Sejenak lepas pembacaan deklarasi dukungan alumni jogja oleh santriwati pondok pesantren Ali Maksum, Krapyak, Jokowi menyampaikan orasi kepada ribuan pendukungnya. Ajakan untuk mengawal pemilu dan melawan segala bentuk berita bohong adalah hal pokok yang disampaikan Jokowi. 

"Selama empat setengah tahun saya selalu difitnah, dituduh-tuduh antek aseng. Saya selalu diam saja," papar Jokowi.

Segala bentuk keberhasilan pemerintah mengembalikan kepemilikan perusahaan asing menjadi milik nasional, mulai dari blok rokan hingga Freeport menurutnya tak pernah diapresiasi.

"Lalu pertanyaan saya, dipikir gampang dan mudah mengambil alih seperti itu? Dengan hasil seperti itu saja  masih dituding-tuding sebagai antek aseng, saya diam. Tapi hari ini, tuduhan-tuduhan tak mendasar seperti itu, akan saya jawab. supaya mereka ngerti bahwa kita telah melakukan sesuatu," pungkasnya.

Mengakhiri orasinya, Jokowi membuka jaket bomber biru gelap yang dikenakannya. Dan melemparkan kepada kerumunan massa. Jaket bermerek Raw Type Riot produksi Bandung sontak menjadi rebutan.

Manto, relawan asal Gunungkidul adalah orang yang beruntung. Bagaimana tidak setelah perebutan alot, Manto berhasil mendapatkan Jacket seharga 500 ribuan itu. Buat Manto, tentunya bukan masalah harga, tapi karena jaket ini pernah dipakai Jokowilah yang membuat nilainya tak terkira.

Dengan iringan band rock legendaris tanah air God Bless, ribuan massa mengalir keluar dari sporthall kridosono. Lengking melodi Ian Antono dan suara gahar Ahmad Albar mengantarkan massa berjalan menuju kantong-kantong parkir yang cukup jauh letaknya.(yve)



Minggu, 24 Mar 2019, 08:35:11 WIB Oleh : Sholihul Hadi 300 View
Menu Sejumlah 1.500 Porsi Tersaji Cepat
Minggu, 24 Mar 2019, 08:35:11 WIB Oleh : Redaktur 441 View
Program Dayatif Peroleh Sambutan Positif
Sabtu, 23 Mar 2019, 08:35:11 WIB Oleh : Sholihul Hadi 390 View
Jikustik dan Kahitna Hibur Nasabah Bank BPD DIY

Tuliskan Komentar