atas1

Gotong Royong Digital, Tiga Raksasa Ini Patungan Berbagi

Kamis, 02 Mei 2019 | 20:44:50 WIB, Dilihat 501 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Gotong Royong Digital, Tiga Raksasa Ini Patungan Berbagi Menkominfo RU, Rudiantara bersama jajaran pimpinan OVO, Tokopedia dan Grab Indonesia meluncurkan "Patungan untuk Berbagi" di bulan Ramadan ini di Jakarta, Kamis (2/5/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Harga Naik Terus, Penjual Bawang Putih Sedih


KORANBERNAS.ID -- Pendidikan salah satu satu cara memutus rantai kemiskinan bangsa. Karenanya berbagai pihak harus turut serta  dalam meningkatkan akses pendidikan bagi generasi muda Indonesia.

Salah satunya dengan bergotong royong bersama. Berbeda dengan konsep gotong royong konvensional, di era teknologi saat ini, gotong royong bisa dilakukan secara digital.

Hal ini pula yang coba dilakukan tiga platform digital seperti Grab, Tokopedia dan OVO melalui kolaborasi bersama. Tiga raksasa platform digital ini meluncurkan gerakan sosial berbasis digital bertajuk "Patungan untuk Berbagi" di bulan Ramadan ini di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara dalam kesempatan ini menyambut baik gotong royong digital yang dilakukan ketiga platform ini. Gerakan yang dilakukan ini ini akan menggugah kesadaran generasi milenial untuk berbagi pada sesama. Apalagi pengguna platform seperti OVO, Tokopedia dan Grab kebanyakan merupakan generasi milenial.

"Saya optimis angkanya (donasi) besar karena generasi milenial lebih mudah tersentuh emosinya dalam hal berbagi. Anak-anak ini bisa menggunakan platform yang mereka miliki di smartphone untuk membantu sesama," paparnya.

Selain itu, ekosistem digital ini selain berbagi juga mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi di Indonesia. Sebab bisa menciptakan lapangan kerja dan sharing ekonomi bagi masyarakat.

Dicontohkan Rudiantara, Grab kini punya lebih dari 2 juta driver yang melayani transportasi dan layanan antar makanan di berbagai usaha kuliner yang pembayarannya menggunakan OVO. Atau Tokopedia yang jadi layanan transaksi online berbagai toko online.

"Ini berati ada model berbagi ekonomi dan

inklusi keuangan melalui teknologi," tandasnya.

Sementara Co-Founder Tokopedia, Leontinus Alpha Edison mengungkapkan pihaknya percaya dengan adanya akses internet yang semakin inklusif, gerakan Patungan untuk Berbagi bisa diikuti oleh lebih banyak masyarakat dan pada akhirnya bisa membantu pendidikan anak-anak yang membutuhkan. 

"Kami percaya bahwa pendidikan yang lebih baik akan membantu menciptakan peluang dan membawa kehidupan yang lebih baik di masa depan. Dalam program donasi ini kami akan melipatgandakan setiap donasi yang terkumpul, sampai dengan 10 miliar rupiah, menegaskan pentingnya pendidikan untuk yatim, piatu, dan kurang mampu yang menjadi fokus program ini," tambahnya.

Harianto Gunawan, Direktur OVO mengungkapkan, sebagai bagian dari ekosistem digital terbesar di Indonesia, OVO senantiasa mengembangkan jumlah use case untuk melingkupi berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Mulai transportasi, e-commerce hingga warung dan pujasera, OVO terus mengedukasi masyarakat tentang kelebihan transaksi non tunai, khususnya keamanan serta kemudahan dalam bertransaksi.  

"Kampanye patungan untuk berbagi ini hadir secara khusus untuk menggugah semangat berbagi melalui donasi berbasis digital yang dapat dilakukan melalui aplikasi OVO, Tokopedia dan Grab. Kami percaya bahwa kegiatan ini akan membawa dampak besar bagi percepatan dan pemerataan ekonomi digital, sekaligus membangun generasi muda yang cakap, kreatif, inovatif dan tanggap teknologi,” paparnya.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, di bulan Ramadan ini, mereka ingin turut berkontribusi membantu para pengguna Grab menjadi lebih dekat dengan sesama yang membutuhkan termasuk anak yatim piatu. Sebagai everyday super app terkemuka di Asia Tenggara, Grab selalu melakukan inovasi yang dapat memenuhi setiap kebutuhan para pengguna. 

"Selain menyediakan layanan ride-hailing, pengantaran makanan, pengantaran barang, dan pembayaran digital bagi para pengguna kami di Indonesia, kami berharap inovasi teknologi Grab juga dapat membantu para pengguna berbagi kebaikan dengan sesama di bulan suci Ramadan ini. Melalui kolaborasi dari ketiga perusahaan yang memiliki ekosistem digital terbesar di Indonesia, sekaligus sejalan dengan misi #TechForGood dari Grab, kami berharap dapat meningkatkan kontribusi sosial masyarakat Indonesia," imbuhnya.(yve)

 



Kamis, 02 Mei 2019, 20:44:50 WIB Oleh : Masal Gurusinga 457 View
Harga Naik Terus, Penjual Bawang Putih Sedih
Kamis, 02 Mei 2019, 20:44:50 WIB Oleh : Masal Gurusinga 453 View
Warga Takut Lintasi Ruas Jalan Ketitang-Karangdowo
Kamis, 02 Mei 2019, 20:44:50 WIB Oleh : Nanang WH 3119 View
Sejumlah Rumah Sakit Dag Dig Dug

Tuliskan Komentar