Kamis, 06 Mei 2021,


gandung-pardiman-gencarkan-program-desa-sebagai-pusat-pertumbuhanKunjungan anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman di Desa Sriharjo Bantul, desa yang memiliki pemandangan alam yang indah. (istimewa)


Siaran Pers
Gandung Pardiman Gencarkan Program Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Anggota Komisi VII DPR RI Drs Gandung Pardiman MM berharap ekonomi dan pariwisata berkembang mulai dari desa. Maka, pembangunan desa harus terus tergarap optimal. Salah satu usaha menggeliatkan kemajuan desa adalah melalui pembangunan sarana dan prasarana.


“Ini adalah wujud Makarya Mbangun Desa. Semoga desa tambah maju,” kata Gandung, saat peletakan batu pertama pembangunan talud penyangga jalan penghubung Padukuhan Trukan dan Gondosuli Desa Sriharjo Imogiri Bantul, Senin (16/11/2020).


Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini berharap talud itu mampu memperkokoh jalan sehingga pertumbuhan segala sektor di Desa Sriharjo berkembang lebih cepat dan mendatangkan kesejahteraan bagi warga.

“Kawasan Sriharjo potensial sekali untuk wisata, unik, menarik dan tidak semua kawasan memiliki potensi seperti Sriharjo ini. Desa Sriharjo memiliki keindahan alam, cocok menjadi area wisata dan kuliner,” tambah Gandung.


Sejumlah potensi desa yang harus tergarap maksimal di antaranya sentra peyek. “Tinggal nanti dibuat misalnya kolam ikan, kafe klasik tempat minum kopi dan sentra kerupuk tradisional. Pasti menarik,” kata dia.


Menurut Gandung, dirinya membantu masyarakat dilandasi tekat ikhlas berjuang ikhlas beramal peduli semuanya. “Jika program pembangunan yang diajukan masyarakat dananya tidak besar maka saya bisa membantu dengan dana dari uang pribadi saya, bukan hasil korupsi,” tegasnya.


Politisi senior Partai Golkar ini menambahkan dirinya sering menjumpai program-program pembangunan dari pemerintah sering disalahgunakan untuk kampanye pilkada.

“Kampanye politik yang nebeng program pemerintah ini dikenal dengan politik gentong babi. Kalau sudah niat maju pilkada ya keluar modal dari kantong pribadi tidak menunggangi program pemerintah,” kata politisi senior yang sangat populer dengan slogannya ‘tidak pelit’ itu.

Dukuh Gondosuli Desa Sriharjo, Muryadi, mengatakan pembangunan talud penyangga jalan penghubung dusun Gondosuli dan Trukan sangat penting untuk memperkokoh jalan sehingga tidak terkikis irigasi pertanian.

“Jalan Gondosuli-Trukan tidak hanya menjadi akses penghubung dua dusun tetapi juga menjadi akses pendidikan, pertanian sekaligus perdagangan.

Lurah Desa Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah,  memberikan apresiasi atas bantuan pembuatan talud ini seraya berharap ke depan peran pusat untuk memajukan kawasan Sriharjo dapat maksimal dilakukan. “Terima kasih atas kepedulian pada Desa Sriharjo,” ucapnya.

Talud penyangga jalan sepanjang 200 meter tersebut diusulkan dari aspirasi anggota DPRD Bantul, Suryono, senilai Rp 200 juta. Hadir pula pada kegiatan ini anggota DPRD Bantul dari Fraksi Partai Golkar yaitu Paidi, Teguh Santoso dan Suryono. (*)



SHARE

'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini