Selasa, 18 Mei 2021,


dprd-siap-kawal-aspirasi-penghuni-rumah-eks-pjkaDPRD Kota Yogyakarta menerima audiensi warga tergabung dalam Sepur-NKA. (istimewa)


Siaran Pers
DPRD Siap Kawal Aspirasi Penghuni Rumah Eks PJKA

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Menyusul pengosongan rumah dinas PT KAI di Lempuyangan, Serikat Penghuni Rumah Negara Eks Kereta Api (Sepur-NKA) Kota Yogyakarta, Jumat (9/4/2021), audiensi ke DPRD Kota Yogyakarta. Sepur-NKA merupakan wadah bagi para penghuni rumah negara PJKA (sekarang PT KAI).


Menindaklanjuti audiensi tersebut, dewan menyatakan siap mengawal aspirasi mereka. Bahkan Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Danang Rudiyatmoko, meminta Ketua Fraksi PDI Perjuangan, GM Deddy Setiawan bersama anggotanya Endro Sulaksono untuk turun langsung. “Kami dari Fraksi PDI Perjuangan ber-13 siap mendampingi warga,” kata Deddy.


Deddy mengakui, masalah tersebut memang sudah lama dan belum terselesaikan hingga sekarang. Satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah, sebenarnya perjanjian antara PJKA dengan Keraton Yogyakarta sudah berakhir tahun 1972.

Diketahui, tanah tempat berdiri perumahan para pegawai kereta api itu berstatus SG (Sultan Ground). “Kami dari Fraksi PDI Perjuangan siap mendampingi, jika dibiarkan berlarut-larut tidak rampung,” tambahnya.


Pada audiensi tersebut Sepur-NKA antara lain menyampaikan keinginan mereka bisa memperoleh SKT (Surat Keterangan Tanah) yang diterbitkan oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional).


Sebelumnya, pada pertemuan antara DPRD Kota Yogyakarta dengan BPN disepakati BPN menyatakan siap menerbitkan SKT.


Sedangkan warga diminta mengurusnya secara kolektif.  “Jika syaratnya kurang tolong BPN menghubungi yang bersangkutan, supaya tidak numpuk dan cepat selesai,” ujarnya.

Endro Sulaksono menambahkan dirinya siap mendampingi warga mengurus SKT.  “Kita undang Kepala BPN dan bisa legawa untuk menunggu pengurusan SKT secara kolektif,” ucapnya.

Secara teknis, proses tersebut berjenjang dimulai dari BPN kemudian diteruskan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, selanjutnya naik ke Pemda DIY. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini