atas1

DPC PDIP Jenguk Korban Pengeroyokan

Kamis, 04 Apr 2019 | 09:27:33 WIB, Dilihat 557 Kali - Oleh W Asmani

SHARE


DPC PDIP Jenguk Korban Pengeroyokan Pengurus DPC PDI Perjuangan menjenguk korban kekerasan di Krendetan Kecamatan Bagelen. Korban sebelah kanan pojok, berkaos warna gelap. (W Asmani/koranbernas.id)

Baca Juga : Berburu Broadway di Kota Batu


KORANBERNAS.ID--Keluarga Besar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo memberikan ungkapan rasa simpati dan keprihatinan kepada Yuli Wijaya (28).

Yuli warga Krendetan, Kecamatan Bagelen merupakan korban pengeroyokan yang dilakukann oleh simpatisan pasangan capres cawapres pada Rabu (3/4/2019) malam.

Seperti diketahui, bahwa korban pada Selasa (2/4/2019) menjadi korban pengeroyokan oknum yang diduga simpatisan salah satu pasangan capres cawapres sepulang dari kampanye di Kecamatan Kemiri Purworejo.

Saat itu, Yuli sedang melakukan pengaturan lalu lintas di Jalan Raya Yogya-Purworejo Km 11 (depan SDN Krendetan Bagelen). Korban yang saat tersebut mengenakan kaos bergambar Jokowi-Amin, tiba-tiba dihampiri oleh segerombolan orang, yang langsung memukuli korban hingga jatuh tersungkur.

Korban dilarikan ke RS Tjitrowardoyo Purworejo untuk mendapatkan perawatan atas luka-luka di kepala.

Yuli Wijaya kepada Pengurus PDIP Purworejo yang menjengguk di rumahnya, menuturkan kejadian yang dialaminya.

Saat itu dirinya berada di tengah jalan, dengan membawa bendera Simapur Pramuka dalam rangka mengatur keluar masuknya truk penambang.

“Saya saat itu mengatur lalu lintas, untuk truk penambang,” kata Yuli.

Tiba-tiba melintas rombongan massa sembari teriak-teriak menyuruh kaos bergambar Jokowi yang dikenakannya dilepas.

Rombongan kemudian berhenti, saat Yuli berusaha melepaskan kaos bergambar dan bertuliskan Jokowi-Makruf.

“Saat saya sedang membuka kacamata dan masker, tiba-tiba kepala saya dipukuli oleh oknum dari rombongan tersebut,” bebernya.

Wakil Ketua DPC Bidang Kesehatan Masyarakat dan Perlindungan Anak, Puji Astuti yang memimpin rombongan PDIP Purworejo mengatakan, akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka bocor di kepalanya.

“Korban mendapat empat jahitan di kepala,” ujar Puji kepada koranbernas id, pada Kamis pagi (4/4/2019).

Ironisnya, smartphone milik korban juga hilang dalam insiden tersebut.

Ketua PDIP Purworejo, Luhur Pambudi Mulyono mengatakan kondisi korban sudah membaik.

Dia, butuh penyembuhan atas luka-lukanya yang dijahit dengan istrahat di rumah.

“Kami menyampaikan rasa prihatin kepada korban,” ujar Luhur.

Selanjutnya, dia mendoakan semoga korban cepat sembuh serta untuk tetap istiqomah.(SM)



Kamis, 04 Apr 2019, 09:27:33 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 1063 View
Berburu Broadway di Kota Batu
Kamis, 04 Apr 2019, 09:27:33 WIB Oleh : Sari Wijaya 508 View
Slamet Tidak Ingin Kasusnya Dipolitisasi
Kamis, 04 Apr 2019, 09:27:33 WIB Oleh : Sari Wijaya 2730 View
Tokoh Muhammadiyah dan NU Kupas Sosok AR Fachruddin

Tuliskan Komentar