atas1

Didampingi Sultan HB X, Sri Purnomo Terima Penghargaan

Rabu, 17 Jul 2019 | 18:31:02 WIB, Dilihat 284 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Didampingi Sultan HB X, Sri Purnomo Terima Penghargaan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly, menyerahkan penghargaan kepada Bupati Sleman Sri Purnomo. (istimewa)

Baca Juga : Kabupaten Ini Banyak Lahirkan Pejudo Andal


KORANBERNAS. ID -- Pemerintah Kabupaten Sleman berhasil meraih predikat Kawasan Berbudaya Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Predikat tersebut diperoleh dari Kementerian Hukum dan HAM Kemenkumham) RI, ditandai dengan pemberian piagam secara langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly kepada Bupati Sleman Sri Purnomo di Bangsal Kepatihan DIY, Rabu (17/7/2019). Tampak mendampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Selain menerima piagam kawasan berbudaya HKI, Pemerintah Kabupaten Sleman juga menerima sertifikat surat kekayaan intelektual komunal atas ekspresi budaya tradisional upacara adat.

Yaitu, Saparan Bekakak Gunung Gamping yang saat ini telah didokumentasi dan diarsipkan di pusat data nasional Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Indonesia.

Penghargaan khusus terkait predikat kawasan berbudaya HKI hanya diberikan kepada Pemerintah DIY dan Pemerintah Kabupaten Sleman.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly menyampaikan, pemberian penghargaan khusus tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek di antaranya kontinuitas pelaksanaan sosialisasi dan kampanye HKI oleh Kanwil, perguruan tinggi maupun pemerintah.

Yasonna menambahkan aspek lain yang menjadi perhatian yaitu Kanwil dan pemerintah mendukung inovasi dan kreativitas serta tumbuhnya perolehan kekayaan intelektual.

Kemudian adanya upaya Kanwil dan Pemerintah Daerah melaksanakan penanggulangan pelanggaran HKI serta adanya tindak  lanjut atas pelanggaraan terhadap HKI.

“Untuk itu, kami (Kemenkumham RI) sangat mengapresiasi upaya ini dan memberikan penghargaan khusus dalam menjaga komitmen mengembangkan dan memajukan sistem kekayaan intelektual,” ungkapnya.

Sri Purnomo menyampaikan predikat yang diraih oleh Kabupaten Sleman menjadi salah satu hasil yang baik selama ini.

“Kita juga terus mendorong masyarakat atau mereka yang memiliki ide kreatif untuk memperhatikan HKI agar lebih aman dan terlindungi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kemenkumham RI menyerahkan sejumlah Surat Pencatatan Inventaris Kekayaan Intelektual Komunal Ekspresi Budaya Tradisional bagi beberapa Kabupaten/Kota yang memiliki budaya tradisional yang telah didokumentasi dan diarsipkan dalam Pusat Data Nasional KIK Indonesia. (sol)



Rabu, 17 Jul 2019, 18:31:02 WIB Oleh : Nanang WH 602 View
Kabupaten Ini Banyak Lahirkan Pejudo Andal
Rabu, 17 Jul 2019, 18:31:02 WIB Oleh : B Maharani 411 View
Walikota Semarang Berpeluang Maju Lawan Kotak Kosong
Rabu, 17 Jul 2019, 18:31:02 WIB Oleh : Nila Jalasutra 378 View
Desa Harus Mampu Jalankan Fungsi Protokol

Tuliskan Komentar