atas

CPNS Diminta Bersabar Setahun lagi

Senin, 15 Apr 2019 | 20:22:03 WIB, Dilihat 271 Kali - Oleh Endri Yarsana

SHARE


CPNS Diminta Bersabar Setahun lagi Bupati HM Al Khadziq menyerahkan SK Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS). (endri yarsana/koranbernas.id)

Baca Juga : Warga Binaan Lapas Siap Sukseskan Pemilu


KORANBERNAS.ID -- Bupati Temanggung HM Al Khadziq menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 264 pegawai dari berbagai formasi di Graha Bhumi Phala Setda Kabupaten Temanggung Senin (15/4/2019).

Penyerahan SK disaksikan Kepala Inspektorat, Kepala BKPSDM, Kepala Dinas Kesehatan dan pejabat terkait.

Bupati mengatakan dengan diterima SK CPNS diharapkan kinerja mereka meningkat, mengabdi kepada bangsa dengan cara melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Setelah diangkat menjadi CPNS para pegawai itu diberikan  masa percobaan selama maksimal satu tahun sehingga belum ada jaminan pasti akan diangkat menjadi PNS. Artinya mereka harus sabar dan menunggu setahun lagi.

Apabila ditemukan CPNS tidak menunjukkan disiplin dan kinerja yang baik, Pemerintah Kabupaten Temanggung tidak segan-segan  memberhentikannya.

“Pemerintah Kabupaten Temanggung sama sekali tidak memungut biaya apapun untuk pengangkatan  CPNS ini, baik untuk proses pendaftaran, pemberkasan maupun pengurusan NIP di BKN,” kata bupati.

Apabila ada orang mengaku dapat menghubungkan dengan orang-orang dalam atau pengambil kebijakan Pemkab Temanggung, maka  orang tersebut merupakan oknum tidak bertanggung jawab.

“Diterimanya SK CPNS mesti disyukuri dengan bekerja penuh tanggung jawab, karena tidak semua pelamar lolos diangkat menjadi CPNS. Jangan melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan atau martabat negara, pemerintah dan PNS serta menyalahgunakan wewenang,” pintanya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Djakfar Muhtar, menjelaskan 264 pegawai  yang menerima SK CPNS terinci  dari formasi khusus, tenaga guru honorer eks K II 15 orang, sarjana cumlaude 2 orang dan disabilitas 2 orang.

Formasi umum terdiri dari  tenaga guru 117 orang, tenaga kesehatan 93 orang  dan tenaga teknis lainnya 35 orang.  Terdapat lima formasi yang tidak terisi terdiri dari dua dokter karena tidak hadir saat tes kemudian KII tidak lolos passing grade dan seorang disabilitas. (sol)



Senin, 15 Apr 2019, 20:22:03 WIB Oleh : W Asmani 301 View
Warga Binaan Lapas Siap Sukseskan Pemilu
Senin, 15 Apr 2019, 20:22:03 WIB Oleh : Arie Giyarto 345 View
Bawaslu Kewalahan, Caleg-caleg Masih Nampang
Minggu, 14 Apr 2019, 20:22:03 WIB Oleh : Redaktur 460 View
Anak Petani Lulusan Terbaik Diktama TNI AD

Tuliskan Komentar