atas1

Cendekiawan dari Tiga Negara Bertemu di Yogyakarta Bahas Media

Selasa, 30 Okt 2018 | 11:25:28 WIB, Dilihat 531 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Cendekiawan dari Tiga Negara Bertemu di Yogyakarta Bahas Media Konferensi Internasional di Pascasarjana UGM, Selasa (30/10/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : SMAN 10 Yogyakarta Miliki Konselor Kesehatan Remaja


KORANBERNAS.ID – Sejumlah cendekiawan dari tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina, mengadakan pertemuan di Yogyakarta guna membahas perkembangan media massa terkini.

Malalui gelaran event konferensi internasional di Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta selama dua hari Selasa dan Rabu (30-31/10/2018), mereka memaparkan gagasan serta pandangannya mengenai kehadiran media baru serta perubahan lanskap sosial masyarakat kontemporer.

The 10th International Graduate Students and Scholars’ conference in Indonesia (IGSCI) New Media and The Changing Social Landscape of Contemporary Societies: How Are New Media Reshaping The Whole Aspects of Life of Contemporary Societies? dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Pascasarjana UGM, dr Hilda Ismail Apt MSi.

Adapun pembicara utama Dr Kuskridho Ambardi MA dari UGM, Dr Susan Leong dari Monash University Malaysia serta Daphne Tatiana TC dari University of  Philippines.

Didampingi Dr Dewi Haryani Susilastuti MSc, di hadapan peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia, Kuskridho memaparkan materinya mengenai kehadiran media baru yang digunakan elit untuk membentuk pilihan politik.

“Di Indonesia, penggunaan media baru lebih banyak dilakukan oleh aktor politik baru daripada politisi tradisional,” kata Kuskridho.

Steering Committee kegiatan ini Dr Budiawan MA antara lain memaparkan perkembangan media baru yang lahir karena perkembangan teknologi komunikasi mampu mempengaruhi tatanan kehidupan sosial di masyarakat. (sol)



Senin, 22 Okt 2018, 11:25:28 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1280 View
SMAN 10 Yogyakarta Miliki Konselor Kesehatan Remaja
Kamis, 18 Okt 2018, 11:25:28 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 1109 View
Ironis, Gudangnya Dokter Gigi tapi Karies Tinggi
Rabu, 17 Okt 2018, 11:25:28 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 777 View
Frekuensi di Indonesia Perlu Ditata, Untuk Apa?

Tuliskan Komentar