Selasa, 15 Jun 2021,


bus-pertama-saat-diperiksa-tidak-ada-penumpangPetugas gabungan di Pos Terpadu Purworejo memeriksa bus yang melintas. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Bus Pertama Saat Diperiksa Tidak Ada Penumpang

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pos Terpadu di perbatasan Kabupaten Purworejo Provinsi Jateng dan DIY dibuka sejak Kamis (6/5/2021). Pos tersebut dijaga petugas gabungan terdiri TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP.


Pada Operasi Ketupat 2021, petugas dibagi tiga regu. Operasi kali ini juga melibatkan personel Dinas Kesehatan, anggota Pramuka, anggota Linmas, petugas Jasa Raharja, petugas Basarnas dan petugas Senkom.


Koranbernas.id saat memantau jalannya penyekatan di pos tersebut dari pukul 15:30 hingga menjelang buka puasa, Sabtu (8/5/2021), terlihat dua bus yang melintas.

Bus pertama, Sinar Jaya, setelah diperiksa tidak ada penumpang, maka disuruh meneruskan perjalanan. Bus lainnya yang melintas merupakan bus antar-daerah trayek Yogyakarta - Purwokerto.


Penumpang bus tersebut hanya lima orang. Empat orang belum dilengkapi surat kesehatan. Keempatnya menjalani tes terlebih dahulu, diambil cairan dari dalam hidung. Hasilnya menunggu 15 menit. Semua negatif.


Untuk hasil tes swab pada Kamis (6/5/2021) ada satu orang hasil negatif, Jumat (7/5/2021) ada tiga orang hasil negatif dan Sabtu (8/5/2021) ada empat orang hasil negatif.


Kapolres Purworejo AKBP Rizal Marito yang melaksanakan kunjungan di Pos Terpadu Desa Dadirejo mengatakan, operasi Ketupat Candi lancar tidak ada hambatan. Beberapa kendaraan dikembalikan alias putar balik.

Pada Operasi Ketupat kali ini Polres Purworejo menyiapkan tiga Pos Pam, 1 Pos Pelayanan, 1 Pos Terpadu dan 7 Pos Pantau untuk mengantisipasi mudik lebaran.

Dia menjelaskan, satu titik penyekatan itu merupakan titik check point yang disiapkan aparat kepolisian, terletak di Desa Dadirejo perbatasan Provinsi Jateng dan DIY.

"Kita lebih selektif daripada hari-hari biasa, jumlah pengendara tidak terjadi peningkatan secara signifikan,” sebut Kapolres Purworejo.

Sementara itu, Iptu Eko Rosdianto anggota Polres Purworejo yang bertugas jaga  di Pos Desa Dadirejo Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo mengatakan pihaknya memeriksa kendaraan yang melintas.

“Setiap orang yang melintas akan dicek suhu badannya, jika suhu diatas 37,5 derajat di-swab,” jelasnya, Sabtu (8/5/2021).

Setiap pengendara ditanya tujuannya serta dilihat KTP-nya. Yang diloloskan khusus KTP Purworejo atau luar Purworejo sebagai pekerja laju. “Untuk KTP luar kota tidak boleh melintas dan  putar balik,” jelasnya kepada sejumlah awak media.

Rosdianto menambahkan setiap pengendara dicek suhu tubuhnya. Jika suhu mencapai 37,5 derajat maka di-swab.

Petugas di pos pemeriksaan tersebut pada Kamis (6/5/2021) memeriksa 176 kendaraan. Dari jumlah tersebut putar balik 42 kendaraan, sepeda motor (SPM) 20 unit, kendaraan bermotor (KBM) pribadi 15 unit dan KBM penumpang 2 unit.

Jumat (7/5/2021) petugas memeriksa 199 kendaraan, putar balik 83 kendaraan, sepeda motor (SPM) 33 unit, kendaraan bermotor (KBM) pribadi 36 unit dan KBM penumpang 5 unit.

Sabtu (8/5/2021) diperiksa 166 kendaraan, putar balik 42 kendaraan, sepeda motor (SPM) 20 unit, kendaraan bermotor (KBM) pribadi 15 unit, dan KBM penumpang 2 unit. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini