bupati-temanggung-perintahkan-pangkas-anggaran-perjalanan-dinasBupati Temanggung HM Alkhadziq saat menghadiri Musrenbang RKPD. (istimewa)


endri

Bupati Temanggung Perintahkan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas

SHARE

KORANBERNAS.ID – Bupati Temanggung HM Alkhadziq memerintahkan jajarannya memangkas atau mengurangi anggaran perjalanan dinas pada 2020. Langkah ini dilakukan mengingat adanya defisit anggaran ratusan miliar rupiah.

“Berdasarkan rekap e-Planning, jika dibandingkan jumlah belanja langsung dengan perkiraan DAU (Dana Alokasi Khusus) 2020, masih terdapat defisit sebesar Rp 145,48 miliar,” ujarnya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)  Tahun 2020, Selasa (5/2/2019), di Graha Bhumi Phala.


Baca Lainnya :

Menurut dia, penyelarasan anggaran belanja juga bisa dilakukan melalui pengurangan kegiatan yang bersifat seremonial maupun kegiatan koordinatif dan sosialisasi.

“Karena pada era teknologi informasi seperti saat ini, komunikasi dan koordinasi dapat dilakukan secara online,” ujarnya.


Baca Lainnya :

Musrenbang RKPD merupakan titik awal perencanaan pembangunan tahun 2020 sebagai penjabaran tahun ke-2 RPJMD 2018-2023.

“Perencanaan harus fokus pada visi, misi, tujuan serta sasaran daerah yang telah dirancang,” kata dia.

Seluruh perangkat daerah harus mempunyai tujuan dan sasaran yang selaras dengan tujuan dan sasaran daerah agar kinerja pembangunan dapat dicapai.

Menurut dia, guna memenuhi amanat Permendagri 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penyusunan RKPD, proses perencanaan tahun 2020 sudah dilakukan secara online melalui suatu sistem informasi perencanaan e-Planning.

Aplikasi e-Planning sudah terintegrasi dengan aplikasi penganggaran e-Budgeting sehingga harus konsisten mulai dari perencanaan sampai penganggaran.

Plt Ketua Bappeda Temanggung, Ripto Susilo, menjelaskan Musrenbang RKPD 2020 dimaksudkan sebagai forum yang mengakomodasi peran-peran segenap komponen masyarakat, sebagai media koordinasi, komunikasi dan konsultasi program pembangunan.

Selain itu, juga membahas dan menyepakati prioritas program kegiatan pembangunan sesuai dengan Rencana Kerja Perangkat Daerah yang dikompilasi dengan hasil Musrenbang sebelumnya.

Musrenbang RKPD 2020 bertema  pengurangan kemiskinan dan percepatan pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada sektor pertanian, pariwisata, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Adapun peserta  sekitar 400 orang  terdiri dari bupati/wakil bupati, DPRD, FKPD, sekretaris daerah, para asisten dan kepala perangkat daerah, Bappeda Provinsi Jateng dan Bappeda kabupaten sekitar, tim Bappeda, kelurahan dan desa, unsur kecamatan, perangkat daerah, forum anak, perwakilan perempuan, perwakilan difabel. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini