bupati-temanggung-minta-pt-djarum-naikkan-pembelian-tembakauBupati Muhammad Al Khadziq berkunjung ke perusahaan rokok Djarum untuk menaikkan kuota pembelian tembakau Temanggung sekaligus menaikkan harganya. (endri yarsana/koranbernas.id)


endri

Bupati Temanggung Minta PT Djarum Naikkan Pembelian Tembakau

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq melakukan kunjungan ke Perusahaan Rokok PT Djarum Kudus.

Kedatangan orang nomor satu di Temanggung itu untuk meminta PT Djarum menaikkan kuota pembelian tembakau Temanggung, sekaligus diminta menaikkan harga pembelian pada musim  panen 2019 .


Baca Lainnya :

“Dengan naiknya harga tembakau petani bisa menikmati keuntungan dan sejahtera,” ungkap bupati, Jumat (17/5/2019).

Pada kunjungan tersebut bupati didampingi Wakil Bupati Heri Ibnu Wibowo, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Roni Nurhastuti, Kepala Dinas Pertanian Masrik Amin Zuhdi dan pejabat terkait.


Baca Lainnya :

Rombongan bupati diterima  jajaran  menejemen PT Djarum Kudus  di ruang pertemuan perusahaan itu.

Bupati mengatakan saat ini para petani sudah mulai menanam tembakau di lahan tegalan maupun sawah dan berharap bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga pada saat panen nanti menghasilkan tembakau berkualitas.

Namun setiap musim panen para petani acapkali menghadapi  permasalahan, tidak semua tembakau yang dihasilkan terserap dibeli oleh pabrikan salah satu di antara PT Djarum.

Harga pembelian dirasa masih rendah hingga menyebabkan merugi. Oleh karena itu PT Djarum diminta membeli tembakau Temanggung sebanyak-banyaknya dengan harga yang tinggi.

Bupati juga  berharap PT Djarum menghilangkan sistem pemotongan timbangan mencapai 20 persen karena dinilai memberatkan petani dan pedagang.

Pemkab Temanggung akan membuat posko pengaduan petani tembakau di musim ini untuk menampung aduan dari masyarakat dan akan dilaporkan ke pihak Djarum.

Bagi masyarakat Temanggung, tembakau bukan saja bagian dari ekonomi dan budaya tetapi di atas semua itu tembakau   merupakan harga diri masyarakat. Oleh karena itu jerih payah petani harus dihargai, jangan direndahkan.

"Melalui kunjungan ini kita berharap terjalin komunikasi  yang harmonis  antara Pemkab Temanggung yang mewakili masyarakat petani  dengan PT Djarum, sehingga  segala permasalahan yang menyangkut tata niaga tembakau bisa berjalan baik saling menguntungkan, saling menghargai, saling memuliakan,“ ujarnya.

Direktur Pembelian PT Djarum, Sutanto, mengatakan belum bisa menentukan jumlah kuota pembelian maupun plafon harganya pada musim panen tembakau tahun 2019.

Namun prinsipnya siap membeli tembakau Temanggung sepanjang memenuhi standar kualitas sebagaimana yang ditetapkan oleh perusahaan.

Diharapkan para petani menanam dan mengolah tembakau dengan sebaik-baiknya serta menjaga kemurnian tembakau asli Temanggung.

Terkait pemotongan timbangan mencapai 20 persen, hal itu dimaksudkan untuk kalkulasi berat keranjang, pangkal daun yang tidak terpakai dan penyusutan tembakau.

Menurut dia, untuk menjaga kualitas dan kemurnian tembakau Temanggung pihaknya menjalin kemitraan dengan sejumlah  petani yang tersebar di sejumlah desa sentra tembakau.

Pola kemitraan meliputi penyediaan benih tembakau Kemloko,  teknologi budidaya hingga pascapanen. Melalui pola kemitraan ada jaminan tembakau yang dipanen pasti dibeli oleh Djarum.

Petani yang menjadi peserta pola kemitraan diharapkan mengikuti panduan dari PT Djarum. Berdasarkan pengalaman ada beberapa petani yang belum bisa mengikuti panduan tersebut karena latar belakang petani beragam.

“Kita merespons positif  kunjungan Bupati Temanggung ke PT Djarum yang bermanfaat untuk membuka kran komunikasi tentang pertembakauan. Prinsip PT Djarum siap memprioritaskan pembelian tembakau asli Temanggung dengan meningkatkan harga yang lebih baik pada musim panen tahun 2019 ini,” tandasnya. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini