Senin, 06 Des 2021,


bupati-serahkan-dokumen-kependudukan-bagi-penduduk-rentan-admindukBupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, secara simbolis menyerahkan dokumen kependudukan, Kamis (21/10/2021). (istimewa)


Nila Hastuti
Bupati Serahkan Dokumen Kependudukan bagi Penduduk Rentan Adminduk

SHARE

KORANBERNAS. ID, SLEMAN -- Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, secara simbolis menyerahkan dokumen kependudukan bagi penduduk rentan Adminduk dan penduduk usia dini, di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Yogyakarta, Pakembinangun, Pakem, Kamis (21/10/2021).


Kustini menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkerja sama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, di antaranya jajaran Dinas Sosial DIY, Lembaga permasyarakatan Narkotika Pakem, SD/MI di 8 Kapanewon dan SMP/MTs di 17 Kapanewon. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya Pemkab Sleman dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Sleman.


“Ini juga upaya kita untuk memberikan kemudahan pelayanan kependudukan bagi masyarakat yang dalam kesempatan ini diberikan kepada penduduk rentan dan penduduk usia dini,’’ kata Kustini.

Sementara Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sleman, Susmiarto, menjelaskan berdasarkan data SM 1 2021 jumlah penduduk Sleman sebanyak 1.087.339 jiwa, dengan kepemilikan dokumen kependudukan antara lain KTP-el 99,349%, akta kelahiran penduduk usia kurang dari 18 tahun 95,679%, Kartu Identitas Anak (KIA) 66,794%.


“Di antara penduduk Kabupaten Sleman terdapat sejumlah penduduk rentan Adminduk, yaitu penduduk yang memiliki kendala berupa kondisi fisik, dan non fisik tidak dapat mengakses pelayanan Adminduk di kantor kapanewon maupun Dinas Dukcapil sehingga belum tercatat dalam SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan, red) dan belum memiliki dokumen kependudukan,” tambah Susmiarto.

Jumlah dokumen yang diserahkan pada kegiatan di BPSTW tersebut sebanyak 4 Kepala Keluarga (KK) dan 40 KTP-el. Selain di BPSTW, kegiatan serupa juga dilakukan di Balai Rehabilitasi Sosial Bina Laras (BRSBL), Purwomartani, Kalasan, dengan penyerahan KK sebanyak 15 KK dan 144 KTP-el.

Kemudian di Balai Rehabilitasi Sosial dan Petirahan Anak (BRSPA), Bimomartani, Ngemplak, sebanyak 1 KK, 1 KTP-el, 4 KIA dan 4 akta kelahiran. Lalu di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika kelas II A Pakem, sejumlah 1 KK dan 8 KTP-el.

Susmiarto juga menjelaskan, pelayanan jemput bola ini dilakukan di lokasi warga binaan bertempat tinggal melalui proses penyiapan biodata, perekaman biometrik iris mata, sidik jari, foto, dan mengisi biodata kependudukan dalam SIAK sehingga dapat diterbitkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga, KTP-elektronik, KIA.

Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, mengapresiasi jajaran Pemkab Sleman yang telah mendukung sepenuhnya pelayanan Adminduk bagi PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial, red). Menurutnya, Adminduk penting sekali yang dapat digunakan sebagai rujukan program-program kesejahteraan sosial. “Karena itu, semua PPKS harus ber-NIK,” tuturnya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini