Minggu, 01 Agu 2021,


bupati-kebumen-bantah-anggaran-penerapan-jalan-satu-arah-rp-22-miliarBupati Kebumen Arif Sugiyanto. (istimewa)


Nanang W Hartono
Bupati Kebumen Bantah Anggaran Penerapan Jalan Satu Arah Rp 22 Miliar

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Bupati Kebumen Arif Sugiyanto membantah informasi anggaran penerapan jalan satu arah di Kota Kebumen mencapai Rp 22 miliar. Anggaran sebesar itu sebagian besar untuk pembenahan infrastruktur di kawasan jalan satu arah.


Arif memastikan kabar atau isu tersebut jelas tidak benar. Sejauh ini pemkab menggunakan anggaran yang sudah ada, sama sekali tidak menambahkan anggaran.


Bantahan itu disampaikan usai menjadi narasumber Diskusi Webinar Online KOPI HITAM #36 dengan Tema One Way System, Efektifkah?,   Minggu (13/6/2021) malam. Turut hadir mendampingi Plt Kepala Dinas Perhubungan Kebumen Cokro Aminoto serta para OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait.

“Saya tegaskan, kabar yang beredar itu hoaks dan tidak benar. Yang jelas untuk jalur satu arah ini pemkab menggunakan anggaran yang sudah ada, dan sama sekali tidak menambahkan anggaran dana,”  kata Arif.


Anggaran yang tersedia bukan untuk one way system namun untuk penataan irigasi kota. Beberapa bagian jalan, seperti Tugu Lawet sering banjir dan air meluap ke mana-mana.

“Seperti kita ketahui, saat turun hujan Tugu Lawet banjir. Saluran drainase harus kita benahi, jadi tidak ada anggaran untuk jalur satu arah,” kata Arif.

Pemkab Kebumen akan menggunakan anggaran yang sudah ada seefektif mungkin. “Lampu-lampu pengatur lalu lintas yang ada ini bukan mengadakan yang baru, akan tetapi sudah ada di Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Pelaksanaan uji coba jalur satu arah sesuai dengan RPJMD tahun 2016-2021, tentang tata kota. Hal ini penting diketahui masyarakat. “Pemerintah fokus pada penataan kota, salah satunya jalan,” tambahnya.

Dana yang tersedia di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kebumen hanya sekitar Rp 14 miliar untuk pembenahan jalan dan utamanya drainase.

Pos anggaran lain tersebar di sejumlah OPD, termasuk Dishub untuk sarana prasarana jalan. Program ini melibatkan semua unsur. Ada perbaikan drainase, trotoar, jalan, taman, jalur khusus sepeda dan parkir. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini