Kamis, 21 Okt 2021,


bupati-gunungkidul-menuai-kritik-wakil-rakyatDalam pertemuannya dengan wartawan, anggota DPRD Gunungkidul melakukan kritik pedas pada bupati, di Wonosari Rabu (13/10/2021). (sutaryono/koranbernas.id)


Sutaryono
Bupati Gunungkidul Menuai Kritik Wakil Rakyat

SHARE

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL – Belum genap setahun memimpin Gunungkidul, kalangan DPRD mulai melakukan kritik terhadap Bupati Sunaryanta. Bahkan dewan berencana secara khusus akan memanggil bupati, untuk memberikan penjelasan langsung tentang berbagai masalah yang kini tengah dihadapi masyarakat, namun tidak cepat mendapat respon.


“Kami Partai Golkar sebagai partai pengusung pasangan bupati dan wakil bupati, merasa punya tanggung jawab besar terhadap kepemimpinan bupati selama ini yang belum sesuai harapan masyarakat. Makanya, saya akan koordinasi dengan ibu ketua dewan untuk segera memanggil bupati, agar memberikan penjelasan langsung terkait berbagai masalah yang kini tengah dihadapi masyarakat,” kata Heri Nugroho Wakil Ketua DPRD Gunungkidul pada wartawan di Wonosari, Rabu (13/10/2021).


Berbagai masalah yang kini dihadapi masyarakat, dan perlu kebijakan khusus bupati, menurut Heri Nugroho di antaranya nasib seniman di tengah pandemi yang tidak ditangani dengan baik. “Selama ini seniman seakan hancur lebur akibat pandemi Covid-19. Mereka banyak yang menjual wayang atau gamelan, hanya untuk makan. Bahkan ketika Corona sudah mulai melandai, bupati juga tidak memberikan langkah agar seniman kembali berkreasi,” kata Heri Nugroho yang juga Ketua Persatuan Pedalangan Gunungkidul ini.

 


Tidak hanya itu, lanjut Heri Nugroho, sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan Gunungkidul, juga semakin tidak jelas. “Padahal daerah lain, sebagaimana di Semarang, wisata sudah mulai dibuka. Mengapa Gunungkidul belum. Padahal kita sudah masuk level 2. Terus kapan. Masyarakat sudah menunggu kebijakan bupati, namun tidak juga ada,” ujarnya.

Bahkan beberapa hari lalu, menurutnya ada puluhan bus yang membawa ratusan wisatawan, harus diputar balik, ketika akan berwisata di pantai. “Di lain pihak, ada beberapa bus wisata yang bisa sampai di pantai dan berwisata, karena menggunakan jasa warga setempat. Padahal jelas, mereka tidak membayar retribusi. Apa ini harus terjadi terus. Main kucing-kucingan. Hal-hal seperti ini perlu langkah dan kebijakan tegas dari seorang bupati,” tambahnya.

Heri Nugroho yang juga Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul ini juga mengajak pada anggota dewan dari parpol lain untuk tidak “pekewuh”, dan bisa memberikan kritik pada pasangan bupati dan wakil bupati, demi Gunungkidul lebih baik.

Hal yang sama juga disampaikan anggota dewan yang lain, di antaranya Supriyani Astuti dan Yanto dari Partai Demokrat, yang berharap kepentingan masyarakat untuk diperhatikan. “Dengan protokol kesehatan yang ketat, kami berharap aktivitas masyarakat segera pulih,” tambah Supriyani Astuti.

Pertemuan beberapa anggota dewan dengan media di Gunungkidul ini dipandu Kepala Dinas Kominfo, Wahyu Nugroho. *



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini