bulus-raksasa-sempat-dijualTiga orang karyawan GL Zoo Yogyakarta saat menggotong bulus raksasa. (istimewa)


sholihul

Bulus Raksasa Sempat Dijual

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Bulus raksasa atau labi-labi bintang temuan warga  di Sleman yang kini dititiprawatkan di Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta, nantinya oleh pihak GL Zoo akan didisplai untuk  pengunjung.

“Sekarang labi-labi bintang tersebut masih dikarantina, diobati supaya luka-lukanya tidak infeksi. Labi-labi yang dititipkan di sini itu kami beri pakan ikan kecil-kecil,” kata Berta Alvianto, salah seorang dokter hewan GL Zoo, Kamis (7/2/2019).


Baca Lainnya :

Seperti diberitakan, bulus raksasa ukuran 100 cm x  54 cm dan mungkin terbesar di Jogja itu, ditemukan warga di Sungai Sempor Dusun Manyaran Kelurahan Triharjo Sleman pada 31 Januari silam.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta pada Rabu (6/2/2019) membawa satwa tersebut ke GL Zoo, sebagai lembaga konservasi.


Baca Lainnya :

Petugas mengamati kondisi bulus raksasa di bak air. Satwa dilindungi ini masih dikarantina. (istimewa)

Menurut drh Berta, labi-labi (Chitra-chitra) yang merupakan  satwa langka dilindungi undang-undang itu selain banyak hidup di air, terkadang juga muncul di tanah berpasir. “Hewan ini lebih suka sembunyi di air,” katanya.

Rury Eprilurahman dari Laboratorium Sistematika Hewan Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) mengungkapkan, sebelum diserahkan ke petugas Balai KSDA Yogyakarta, labi-labi terbesar temuan di Yogyakarta itu sempat dijual.

Beruntung, ada anggota komunitas mancing mania merasa peduli kemudian mencoba menyelamatkannya.

“Komunitas mancing mania berupaya nebus dengan menggalang donasi antarpemancing, untuk nantinya labi-labi bintang akan dikembalikan ke alam asalnya (sungai-red),” kata Rury saat menyertai penyerahan bulus ukuran besar itu di GL Zoo.

Dia khawatir kalau sampai bulus temuan yang diperkirakan berumur  50 tahun itu tidak berhasil diselamatkan Balai KSDA, maka hewan sangat langka itu cuma “habis” di wajan atau ditongseng untuk dikonsumsi warga. (sol)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini