atas1

Bulus Raksasa Sehari Santap Lima Lele

Rabu, 03 Apr 2019 | 19:54:33 WIB, Dilihat 10074 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Bulus Raksasa Sehari Santap Lima Lele Petugas GL Zoo Yogyakarta saat memindahkan bulus raksasa. (istimewa)

Baca Juga : Jangan Jadikan Pemilu Ajang Perpecahan


KORANBERNAS.ID – Masing ingat bulus atau labi-labi raksasa hasil temuan warga Sleman pada 31 Januari silam? Saat ini satwa bernama latin Chitra Javanica itu kondisinya sudah membaik.

Bahkan hewan langka dan dilindungi yang kini dirawat di Gembira Loka Zooo (GL Zoo) Yogyakarta itu setiap hari menyantap ikan lele empat sampai lima ekor.

“Setiap hari, hewan langka yang dilindungi ini diberi pakan empat sampai lima ekor ikan lele,” ungkap Miftah Nurkhasan, Kepala Bidang Perawatan Satwa GL Zoo, Rabu (3/4/2019).

Bulus berukuran besar dan bisa jadi terbesar di Yogyakarta ini oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta dititiprawatkan di GL Zoo. Kondisinya tampak membaik. “Luka-lukanya sudah sudah hampir sembuh,” kata Miftah.

Di GL Zoo labi-labi bintang ukuran panjang satu meter dan lebar 54 sentimeter itu ditempatkan di kolam yang luas dan air yang bening,  sehingga satwa tersebut bisa disaksikan pengunjung.

Keberadaan bulus ukuran besar ini setidaknya mendapat perhatian Komunitas Animal Keeper Jogja (AKJ) dan Pengamat Reptil dan Amfibi Jogja.

Pengamat kehidupan amfibi dan reptil Jogja, Saktyari, saat melihat kondisi labi-labi di GL Zoo menyarankan agar di kolam ditambah volume pasir seperti di habitat asalnya.

Ini dimaksudkan supaya  bulus besar tersebut tidak stres dan tidak gampang terluka.

Ketua Umum Harian  Animal Keeper Jogja (AKJ), Saliyo, yang menyertai kunjungan ke kebun binatang itu menyebutkan, labi-labi  ini termasuk salah satu kekayaan alam yang patut dijaga kelestariannya.

Hal ini mengingat jumlah populasinya yang sangat sedikit dan maraknya perburuan dan perdagangan satwa dilindungi. “Butuh kerja sama antara masyarakat dan pemerintah agar kekayaan alam ini masih bisa dinikmati generasi mendatang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan dan pendataan Laboratorium Fakultas Biologi UGM, data herpetofauna labi-labi dengan panjang 1 meter dan lebar 54 centimeter adalah penemuan pertama di wilayah DIY.

Ini termasuk spesies langka. Labi-labi bintang butuh perhatian dan kepedulian kelestariannya karena banyak diburu dan dikoleksi manusia. (sol)



Rabu, 03 Apr 2019, 19:54:33 WIB Oleh : Sholihul Hadi 497 View
Jangan Jadikan Pemilu Ajang Perpecahan
Rabu, 03 Apr 2019, 19:54:33 WIB Oleh : Sholihul Hadi 713 View
PC Aisyiyah se-DIY Bulat Dukung Afnan Hadikusumo
Rabu, 03 Apr 2019, 19:54:33 WIB Oleh : Nanang WH 686 View
Kerusakan Jalan Nasional Selatan Jateng Hanya 5 Persen

Tuliskan Komentar