atas

Yakin Jokowi Unggul, Repnas Syukuran

Senin, 22 Apr 2019 | 00:28:55 WIB, Dilihat 363 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Yakin Jokowi Unggul, Repnas Syukuran Ketua Repnas wilayah DIY, A.H Teddy didampingi Dewan Pembina dan Bendahara Umum Repnas DIY saat memaparkan seputar acara tasyakuran atas terpilihnya Jokowi dan K.H Ma

Baca Juga : Forum Genre Ini Kendalikan Nikah Dini


KORANBERNAS.ID -- Setelah secara total mendukung pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dalam pilpres 2019. Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) wilayah DIY menghelat tasyakuran. Acara dilaksanakan secara sederhana di Bilik Kayu Heritage Resto, Minggu (21/4/2019) Malam.

Tak hanya di Yogyakarta, acara tasyakuran ini serentak dilaksanakan pula di 34 provinsi seluruh Indonesia. Sementara sehari sebelumnya Repnas Pusat menghelat acara yang sama di posko Repnas, Mampang, Jakarta.

"Acara ini sengaja diadakan sebagai bentuk syukuran atas terpilihnya pasangan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024," papar A.H Teddy selaku ketua Repnas DIY.

Teddy menyebutkan, syukuran didasari oleh perhitungan cepat (Quick Count) beberapa lembaga survey yang kompeten dan bisa dipercaya sampai detik yang menyebutkan pasangan 01 (Jokowi-Ma'ruf) unggul.

"Oleh karena itulah kami Repnas DIY meyakini bahwa pasangan Jokowi dan K.H Ma'ruf Amin menang," imbuhnya.

Tak hanya itu, Lanjut Teddy bahwa real count internal Tim Kampanye Nasional (TKN) yang mendata berdasarkan data C1 per hari Sabtu (20/4/2019) telah mencapai 96%. Tercatat dan menyatakan bahwa
01 lebih unggul berdasar data dan fakta.

"Meski hal itu bukan merupakan syarat yang sah hingga keputusan dari KPU keluar, namun secara objektif hal itu telah mewakili dari penyebaran suara dari 34 provinsi, kabupaten dan kota di seluruh Indonesia," lanjutnya.

Repnas DIY menyatakan bahwa jika pasangan 02 yang hingga hari ini sudah menyatakan menang itu merupakan hal yang sangat menyesatkan masyarakat. Seluruh Relawan Pengusaha Muda Indonesia dari 34 provinsi dan 420 kabupaten kota ingin mengatakan bahwa apa yang dilakukan yang dinyatakan oleh pasangan nomor urut 02 adalah menggiring opini yang tidak baik kepada masyarakat.

"Ketidak percayaan pasangan 02 kepada quick count saat ini karena kalah, sementara dulu mereka mempercayainya disaat pasangan yang mereka usung menang versi quick count merupakan keanehan," terang Teddy.

Tasyakuran ini pula merupakan momentum buat kami untuk meng-counter apa yang dilakukan oleh pasangan O2 , mereka memberikan contoh pendidikan politik yang tidak baik bagi masyarakat Indonesia," pungkasnya.(yve)



Minggu, 21 Apr 2019, 00:28:55 WIB Oleh : Prasetiyo 354 View
Forum Genre Ini Kendalikan Nikah Dini
Minggu, 21 Apr 2019, 00:28:55 WIB Oleh : Sari Wijaya 286 View
Jelang Ramadan, Warga Gelar Nyadran
Minggu, 21 Apr 2019, 00:28:55 WIB Oleh : Prasetiyo 304 View
Turnamen Futsal Banyumas Siap Digelar

Tuliskan Komentar