atas1

Walikota Semarang Berpeluang Maju Lawan Kotak Kosong

Rabu, 17 Jul 2019 | 16:03:42 WIB, Dilihat 1105 Kali
Penulis : B Maharani
Redaktur

SHARE


Walikota Semarang Berpeluang Maju Lawan Kotak Kosong Walikota Semarang, Hendar Prihadi. (istimewa)

Baca Juga : Desa Harus Mampu Jalankan Fungsi Protokol


KORANBERNAS.ID -- Tahapan Pilkada Serentak 2020 di Indonesia pasca-pemilu serentak 17 April mulai bergulir September 2019.

Di Provinsi Jawa Tengah tercatat tak kurang 21 kabupaten/ kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Kota Semarang sebagai Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, salah satu di antaranya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, menyebutkan bergulirnya Tahapan Pilwalkot Semarang 2020 tinggal menunggu pengesahan.

"Menunggu pengesahan PKPU Pilkada dan KPU RI, karena tahapannya serentak bersamaan," kata Henry.

Ditanya kemungkinan Walikota Semarang Hendrar Prihadi kembali maju Pilwalkot Semarang 2020, Henry menegaskan hal tersebut masih dimungkinkan.

"Berdasarkan PKPU Nomor 15 Tahun 2017 masih bisa," jawabnya singkat.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, dihubungi secara terpisah menyatakan siap melakukan pengawasan tahapan Pilkada Serentak.

"Sesuai tugas wewenang kami melakukan pengawasan tahapan demi tahapan, saat ini pun kami sudah disibukkan persiapan Pilkada Serentak, usai Pileg Pilpres kemarin," ujar Muhammad Amin.

Ketua Bawaslu Kota Semarang Muhammad Amin (baju hitam) dan Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom. (b maharani/koranbernas.id)

Satu periode

Pakar ilmu hukum tata negara dan konstitusi Universitas Semarang, Muhammad Junaidi, berpendapat sama dengan KPU Kota Semarang.

Meski Pilwakot Semarang 2020 merupakan yang kedua kalinya bagi Hendrar Prihadi maju sebagai calon petahana, namun sebenarnya Walikota Semarang tersebut baru menjalani satu periode kepemimpinan.

"Saya pikir saya lebih sepakat beliau baru satu periode, karena penafsirannya yang pertama melanjutkan, sehingga bisa-bisa saja mencalonkan diri kembali," jelas Junaidi.

Ketua Program Studi Magister Hukum Universitas Semarang ini memprediksi apabila Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu maju kembali sebagai calon petahana, maka praktis perebutan kursi wakil walikota sebenarnya menjadi lebih menarik untuk diperbincangkan.

Dia menyebutkan hampir tidak ada calon lain di posisi walikota yang mampu menyaingi Hendi dalam Pilwalkot Semarang ke depan.

"Beliau diterima oleh semua kalangan, bahkan oleh masyarakat awam. Dan dari sisi kepartaian, PDIP besar di Kota Semarang karena eksistensi beliau sebagai ketua partai. Figur beliau masih dominan, mungkin saja terjadi melawan kotak kosong," kata Junaidi.

Lebih ideal calon-calon yang lain berebut menawarkan diri menjadi wakilnya. “Itu lebih aman dibanding harus berhadap-hadapan dengan beliau. Maka perebutan wakil ini akan menjadi menarik," tambahnya.

Majunya Hendi ke Pilwalkot Semarang 2020 sangat diharapkan besar oleh masyarakat Kota Semarang.

Pegiat komunitas kreatif di Kota Semarang, Gatot Hendraputra, menilai pencalonan Hendi menjadi solusi terbaik bagi Kota Semarang saat ini.

"Semarang sekarang kemajuannya sangat pesat dibanding periode-periode sebelumnya, secara fisik saja sudah dapat dilihat. Saya pikir ini solusi terbaik bagi warga Kota Semarang," kata Gatot.

Kebanggaan masyarakat terhadap Kota Semarang baru terbangun di era sekarang. “Harapan saya beliau bisa mendapat amanah lagi, karena saya yakin beliau masih punya banyak rencana untuk Kota Semarang," tegasnya. (sol)



Rabu, 17 Jul 2019, 16:03:42 WIB Oleh : Nila Jalasutra 798 View
Desa Harus Mampu Jalankan Fungsi Protokol
Rabu, 17 Jul 2019, 16:03:42 WIB Oleh : Nanang WH 689 View
Sempat Tertunda, DPRD Kebumen Sahkan Perda PPAPBD
Selasa, 16 Jul 2019, 16:03:42 WIB Oleh : Endri Yarsana 906 View
Ekskavasi Situs Liyangan Berhenti karena Alasan Klasik

Tuliskan Komentar