atas

Wahana Jejak Nutrisi Hadir di Taman Pintar

Jumat, 05 Okt 2018 | 09:45:12 WIB, Dilihat 267 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Wahana Jejak Nutrisi Hadir di Taman Pintar GKR Bendara mengunjungi Wahana Jejak Nutrisi di Taman Pintar Yogyakarta, Jumat (14/09/2018). (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : JISP Perkuat Branding Jogja Kota Tari


KORANBERNAS.ID – Taman Pintar Yogyakarta kembali memperoleh tambahan fasilitas menyusul hadirnya Wahana Jejak Nutrisi persembahan dari SGM Eksplor. Wahana ini berisi permainan interaktif untuk meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif anak agar menjadi Anak Generasi Maju.

Kepala Taman Pintar Yogyakarta, Afia Rosdiana, menyambut baik hadirnya wahana tersebut sekaligus memberikan apresiasi kepada Sari Husada yang selama ini sudah memberikan kontribusi bagi pengembangan Taman Pintar sebagai pusat ilmu pengetahuan dan teknologi (science center) sederhana.

“SGM punya jejak sejarah di Taman Pintar, sebagai korporat pertama yang memberikan kontribusi pengembangan wahana PAUD,” ungkapnya, Jumat (14/09/2018), pada acara Media Visit Wahana Jejak Nutrisi yang diikuti jurnalis dari Yogyakarta serta Jakarta.

Bagi masyarakat, kerja sama ini sangat menguntungkan karena akan diperoleh informasi mengenai gizi yang baik. “Diharapkan masyarakat yang berkunjung di Taman Pintar tidak hanya bermain saja tetapi juga mendapatkan pengetahuan,” ujarnya.

Digital Community & Social Project Manager Danone ELN Indonesia, Talitha Andini Prameswari, menunjukkan salah satu fasilitas Wahana Jejak Nutrisi. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Drs Edy Heri Suasana MPd. Sari Husada sudah sangat banyak memberikan kontribusi untuk Taman Pintar, mulai dari pembangunan PAUD barat dan PAUD timur, Gedung Kotak hingga wahana pembuatan susu. Ini semua sangat bermanfaat bagi akses pendidikan anak-anak.

“Harapan kami, kerja sama ini berlanjut. Taman Pintar sebagai tempat literasi sains dapat dirasakan manfaatnya dalam upaya membantu menyiapkan anak-anak Yogyakarta menghadapi era persaingan bebas,” paparnya.

Dunia pendidikan, lanjut dia, tidak hanya fokus kecerdasan dan fisik saja tetapi juga akhlak yang baik. Inilah salah satu fungsi Taman Pintar sebagai wahana proses pendampingan belajar oleh orang tua.

Hadir dalam kesempatan itu GKR Bendara. Putri dari Sri Sultan Hamengku Buwono X ini juga menyatakan keberadaan Taman Pintar menjadi salah satu solusi pembelajaran bagi anak-anak di luar sekolah.

Dari pengalaman pribadinya, GKR Bendara berkisah, anak-anak zaman sekarang  keinginannya serba instan. Contoh, ada nasi terhidang di meja disebut nasi itu berasal dari pabrik. Tidak sedikit anak-anak yang menyepelekan secangkir susu yang tidak diminum karena bisa beli lagi.

Inilah pentingnya anak-anak memperoleh pemahaman agar mengetahui proses di balik hadirnya nasi di meja makan, dengan cara diajak turun langsung ke sawah. Sedangkan untuk mengetahui proses pembuatan susu, cukup datang ke Wahana Jejak Nutrisi di Taman Pintar Yogyakarta. “Wahana ini  tempat belajar yang baik dan fun untuk anak-anak zaman sekarang,” tuturnya.

Sesi foto bersama dalam rangka Media Visit Wahana Jejak Nutrisi di Taman Pintar Yogyakarta. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

GKR Bendara pun menyambut baik hadirnya wahana tersebut. “Kami sangat senang dengan komitmen berkelanjutan dari Sarihusada sampai hari ini yang peduli akan tumbuh kembang anak di Indonesia khususnya Yogyakarta, bukan hanya melalui nutrisi tetapi juga aksi positif sehingga diharapkan anak-anak Yogyakarta menjadi Anak Generasi Maju,” tambahnya.

Pada acara talkshow yang dipandu Digital Community & Social Project Manager Danone ELN Indonesia, Talitha Andini Prameswari, psikolog Nessi Purnomo MSi mengakui anak-anak zaman sekarang kurang memahami dan menghargai proses. Mereka ingin semuanya serba instan. Mungkin juga masih ada anak-anak belum memahami susu itu berasal dari sapi.

Dia menyambut positif hadirnya Wahana Jejak Nutrisi tersebut. Permainan interaktif ini sangat baik untuk mengasah lima potensi Anak Generasi Maju, yaitu tumbuh  tinggi dan kuat, percaya diri, cerdas kreatif, mandiri dan supel.

“Melalui wahana ini, anak mendapatkan stimulasi positif untuk mengasah kecerdasan dan kreativitas,” ungkapnya.

Manfaat lain yang diperoleh dari Wahana Jejak Nutrisi adalah anak-anak dapat memahami pembuatan nutrisi memerlukan proses panjang. Dengan begitu, mereka dapat menghargai nutrisi, salah satunya susu yang tersaji bagi mereka setiap hari.

GKR Bendahara foto bersama anak-anak di sela-sela berkunjung ke Wahana Jejak Nutrisi.  (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin, memaparkan Sarihusada sebagai salah satu perusahaan produsen produk susu pertumbuhan yang sudah lebih dari 60 tahun dikenal masyarakat Indonesia, sangat konsens melakukan berbagai usaha pemenuhan nutrisi bagi masyarakat di negeri ini.

“Kami memastikan, kehadiran kami dapat memberikan kesehatan ke sebanyak mungkin masyarakat dunia, khususnya untuk Indonesia,” kata Arif.

Adapun Wahana Jejak Nutrisi terdiri dari Milking Cow Simulation, Sterilization Simulation, Pop Suit Mania, Mix City Game, 3 Countries Collaboration Video, Pack Hero serta Milk Production Process Steps. Semua fasilitas tersebut sangat menyenangkan bagi anak-anak maupun orang tuanya.

Menurut Arif Mujahidin, hadirnya Wahana Jejak Nutrisi di Taman Pintar Yogyakarta yang menyerupai pabrik susu Sarihusada ini, dapat membuka pengetahuan masyarakat.

Pengunjung memperoleh gambaran mengenai proses pembuatan susu SGM Eksplor yang didasari dengan riset ilmiah panjang dan teknologi yang mutakhir.

Wahana ini menghadirkan permainan interaktif bagi anak-anak bertema perjalanan pembuatan produk SGM Eksplor di pabrik Sarihusada, seperti proses simulasi sterilisasi susu sapi, pengecekan standar higienitas saat masuk pabrik, meramu bahan baku produk hingga proses packing produk. (sol)



Jumat, 07 Sep 2018, 09:45:12 WIB Oleh : Sholihul Hadi 259 View
JISP Perkuat Branding Jogja Kota Tari
Senin, 03 Sep 2018, 09:45:12 WIB Oleh : Arie Giyarto 733 View
Semua Berharga Mahal di Labuan Bajo

Tuliskan Komentar