tkd-yakin-jokowi-menang-80-persen-di-jogjaJuru kampanye nasional yang juga Menkominfo Rudiantara hadir pada kampanye pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin, Minggu (7/4/2019) siang, di Alun-alun Wates Kulon Progo. Rudiantara mengingatkan agar publik kembali memilih petahana.(rosihan anwar/koranbernas.id)


rosi

TKD Yakin Jokowi Menang 80 Persen di Jogja

SHARE

KORANBERNAS.ID – Tim Kampanye Daerah (TKD) paslon nomor urut 01 di DIY yakin perolehan suara petahana akan mencapai 80 persen di DIY. Hal itu diungkapkan Ketua TKD Jokowi – Ma’ruf Amin, wilayah DIY Bambang Praswanto, Minggu (7/4/2019) siang, di Alun-alun Wates.

Dalam kampanye akbar tersebut Bambang Praswanto menyebutkan calon presiden Jokowi telah terbukti dengan sejumlah hasil pembangunan yang dirasakan, dan juga slogan ‘Kerja, Kerja, Kerja’ yang juga terbukti.


Baca Lainnya :

“Jokowi juga tidak melakukan korupsi. Tidak diragukan lagi, cinta dan dekat dengan rakyat. Merakyat dan selalu mendengarkan aspirasi rakyat,” kata Bambang.

Ketua DPD PDIP DIY itu lalu bertanya kepada ribuan massa yang berkumpul di Alun-alun Wates tentang target perolehan suara pasangan nomor 01 di DIY. “Yakin 80 persen Jokowi – Ma’ruf,” jawab massa.


Baca Lainnya :

Sementara itu, juru kampanye nasional yang juga Menkominfo Rudiantara mengajak agar masyarakat kembali memilih Jokowi untuk periode kedua. Ia meyakinkan publik, jika Jokowi mampu mengatasi persoalan bangsa dengan kartu sakti yang akan digulirkan.

Rudiantara pun sempat memamerkan tiga kartu ke khalayak yaitu Kartu Indonesia Pintar Kuliah, Kartu Sembako Murah dan Kartu Pra Kerja. “Urusan belanja murah, urusan sehat, urusan pendidikan, tetap nomor satu. Kerja Jokowi sudah terbukti dan daripada berjudi dengan janji-janji yang belum tentu dapat terealisasi, mari kita pilh 01,” ujar Rudiantara.

Dirinya pun menegaskan, Kabupaten Kulon Progo nantinya akan menjadi perhatian pemerintah pusat. Mengingat ada Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan dan segera diresmikan yaitu New Yogyakarta International Airport (NYIA).

 NYIA yang nantinya memiliki kapasitas tujuh kali lipat jika dibandingkan Bandara Adisutjipto akan menjadi magnet bagi para wisatawan berjunjung ke Yogyakarta.

“Hal ini akan berdampak pada ledakan ekonomi yang maksimal di DIY dan Jawa Tengah. Untuk itu, bupati dan jajarannya harus menyiapkan potensi lokal dan SDM untuk menyambut wisatawan,” tandasnya. (yve)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini