atas

Tim Pokjanal DBD Beri Peringatan Warga Ambarrukmo

Jumat, 15 Mar 2019 | 18:40:03 WIB, Dilihat 89 Kali - Oleh Nila Jalasutra

SHARE


Tim Pokjanal DBD Beri Peringatan Warga Ambarrukmo Tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Demam Berdarah Dengue (DBD) mengadakan monitoring Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Jumat (15/3/2019) di Dusun Ambarukmo, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman.(istimewa)

Baca Juga : Penyakit Ini Berbahaya Tapi Pemerintah Terkesan Abai


KORANBERNAS.ID--Tim Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Demam Berdarah Dengue (DBD) Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengadakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Jumat (15/3/2019). Kali ini Tim monitoring dilakukan di Dusun Ambarukmo, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman.

Kegiatan PSN tersebut dilakukan di 12 RT dengan jumlah rumah yang dimonitor sebanyak 226 rumah. Dari jumlah tersebut ada 32 rumah yang positif ditemukan jentik nyamuk. Maka Angka Bebas Jentik di Dusun Ambarukmo yakni sebesar 85,84%.

Dr Novita Trisnaini MPH, Kabid P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mengimbau warga di Dusun Ambarukmo untuk tetap waspada. Pasalnya angka ABJ yang masuk dalam kategori aman ialah jika diatas 95%.

Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah berkembang biaknya jentik nyamuk adalah dengan gerakan 3M Plus.

“Plusnya itu bisa dengan larvasida, bukan fogging. Karena banyak kerugiannya jika memakai fogging. Selain mahal, juga hanya membunuh nyamuk dewasa, bahkan membunuh serangga yang lain yang mungkin bermanfaat,” jelasnya.

Novita juga mengimbau supaya setiap rumah memiliki setidaknya satu orang Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Sehingga pengendalian jentik nyamuk dapat dilakukan lebih efektif dan efisien. Dia juga berharap, pemantauan jentik nyamuk tak hanya dilakukan di dalam rumah, namun juga di pekarangan.

“Karena banyak kita temukan jentik nyamuk itu ada di pot bunga, di kolam, dan genangan air lainnya yang ada di luar rumah,” kata Novita.

Kegiatan PSN tersebut rutin dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan beberapa pihak terkait guna menekan jumlah kasus DBD.

Hingga saat ini ada 218 kasus DBD di Kabupaten Sleman, dengan angka kematian 0. (SM)



Jumat, 15 Mar 2019, 18:40:03 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1169 View
Penyakit Ini Berbahaya Tapi Pemerintah Terkesan Abai
Jumat, 15 Mar 2019, 18:40:03 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 130 View
Buyer 50 Negara Serbu JIFFINA 2019
Jumat, 15 Mar 2019, 18:40:03 WIB Oleh : Nanang WH 297 View
Hal Ini yang Membuat Investor Asing Minati Kebumen

Tuliskan Komentar