atas1

Tergoda Pecel, Duo Rock Asal Belanda Ini Betah Di Jogja

Rabu, 26 Jun 2019 | 00:18:06 WIB, Dilihat 4606 Kali - Oleh Muhammad Zukhronnee Ms

SHARE


Tergoda Pecel, Duo Rock Asal Belanda Ini Betah Di Jogja Vokalis Rubah di Selatan Mallinda Zky, didampingi Willem Wits dan Marnix Dorrestein dari duo pop rock Ciao Lucifer sebelum menggelar konser kolaborasi mereka di Rumah Budaya Tembi, Selasa (25/6/2019). (Muhammad Zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Wajibkan Siswa Berpakaian Muslim, Disdikpora Hardik Sekolah


KORANBERNAS.ID -- Ciao Lucifer, Duo Pop Rock asal Belanda mengaku tak pernah terpikir untuk bisa hadir menggelar konser di Indonesia. Pertemuan mereka dengan Grup Band asal Yogyakarta Rubah di Selatan pada sebuah festival musik di Amsterdam membuat keinginan mereka diamini Erasmus Huis (Lembaga Kebudayaan Belanda - red).

Rubah di Selatan, Band asal Yogyakarta yang kala itu sedang menggelar turnya di eropa pada 2018 lampau. Pertemuan singkat dalam sebuah festival musik, kemudian dilanjutkan dengan jamming bareng membuat kecocokan diantara Ciao Lucifer dan Rubah di Selatan.

"Tak pernah menyangka bisa hadir disini (Indonesia-red), bahkan membayangkan saja tidak, karena kami merasa tidak tahu caranya," aku Marnix Dorrestein, Gitaris dan vokalis Ciao Lucifer kepada media, Selasa (25/6/2019) di Tembi Rumah Budaya, Yogyakarta.

"Meninggalkan Amsterdam yang saat ini bersuhu minus empat derajat celcius itu sebuah keberkahan, apalagi sesampai di indonesia kami disuguhi pecel dan makanan hangat, saya suka makanan hangat, saya cinta pecel," imbuh marnix.

Sang drummer dan vokal Willem Wits bahkan mengaku akan lebih lama tinggal di Indonesia. "Saya masih single, tidak seperti marnix maka saya akan lebih lama tinggal disini," kelakar Willem.

"Kami akan membuat teman-teman baru dengan musik, musik adalah bahasa universal yang bisa diterima siapapun, karena jauh dari rumah berarti komunikasi akan menjadi susah, tapi dengan musik semua menjadi mudah," imbuhnya.

Diakui vokalis Rubah di Selatan Mallinda Zky, seperti halnya konsep kolaborasi mereka yang tidak dikonsep secara kaku. Ciao Lucifer dan Rubah di Selatan lebih memilih saling respon terhadap apa yang akan dibawakan antar grup mereka di atas panggung. Setidaknya demikianlah bahasa musik yang mereka maksud.

"Kami tetap akan memainkan musik-musik tradisional antara lain suling dan kecapi, serta beberapa instrumen tradisional lain yang saya sendiri baru tahu ternyata bisa menimbulkan suara yang unik dan harmonis dalam sebuah komposisi musik," pungkas Mallinda.

Didukung oleh Pusat Kebudayaan Belanda Erasmus Huis, Duo pop rock yang tergabung dalam Ciao Lucifer ini akan menggelar konser mereka di Yogyakarta, Kamis (27/6/2019) pukul 19:30 malam di Tembi Rumah Budaya. Selanjutnya Ciao Lucifer akan menyambangi Lokananta, Solo, Rabu (3/7/2019) dan Jakarta, Kamis (6/7/2019).

Tentang Ciao Lucifer

Berteman selama 15 tahun membuat Marnix Dorrestein dan Willem Wits menghasilkan karya-karya yang ringan tanpa beban. Karib sejak sekolah menengah atas membuat eksperimen musik mereka lewat Duo Group Ciao Lucifer melewati banyak hal termasuk patah hati. Meskipun keduanya memiliki penguasaan musikalitas yang sangat tinggi, sepertinya tidak membuat musik Ciao Lucifer berat untuk didengarkan.

Gitaris dan vokal Marnix Dorrestein memiliki gelar sarjana dan master dari Departemen Musik Pop dari Conservatory of Amsterdam. Pencapaiannya meliputi rekor emas untuk memproduksi dan menulis bersama album 'Kersvers' dari Herman van Veen dan penghargaan Edison untuk adaptasi modern musik abad ke-17 untuk album 'Hush' dengan mezzo-soprano Nora Fischer.

Sementara sang drummer dan vokal Willem Wits, tak hanya menyutradarai dan menulis untuk film dan teater. Pada 2012 Ia lulus dari jurusan seni multidisiplin di Royal Arts Academy, Royal Conservatory di The Hague dan Leiden University.(yve)



Selasa, 25 Jun 2019, 00:18:06 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 747 View
Wajibkan Siswa Berpakaian Muslim, Disdikpora Hardik Sekolah
Selasa, 25 Jun 2019, 00:18:06 WIB Oleh : Redaktur 378 View
Bangga Saat Panggilan Tugas Itu Datang
Selasa, 25 Jun 2019, 00:18:06 WIB Oleh : Nanang WH 498 View
Pilkades di Dua Desa Lampaui Tenggat Waktu Pemungutan Suara

Tuliskan Komentar