atas1

Tak Cukup IP Tinggi, Mahasiswa Harus Punya Visi yang Kuat

Kamis, 14 Mar 2019 | 16:48:21 WIB, Dilihat 519 Kali - Oleh warjono

SHARE


Tak Cukup IP Tinggi, Mahasiswa Harus Punya Visi yang Kuat Ardian, Satrio Rahadian dan Bunga fatiman, dalam sessi press conference, Kamis (14/3/2019). (istimewa)

Baca Juga : Penghitungan Suara Sempat Berhenti karena Konvoi


KORANBERNAS.ID—Memiliki indeks prestasi atau nilai akademik tinggi, ternyata belum menjadi modal cukup bagi mahasiswa. Selain perlu aktif dalam organisasi, seorang mahasiswa yang menjadi calon pemimpin bangsa perlu terus berlatih memiliki visi yang kuat dan mampu mengkomunikasikan visinya ke khalayak.

Hal inilah yang melatarbelakangi dan memotivasi belasan ribu mahasiswa se-Indonesia untuk mengikuti seleksi Leadership Development Djarum Beasiswa Plus setiap tahunnya.

Hingga saat ini, program yang diinisiasi oleh Djarum Foundation tersebut sudah memasuki angkatan 34. Sejak diluncurkan tahun 1986, program ini telah meluluskan lebih dari 18.000 alumni, yang berkarya dan bekerja di berbagai bidang.

Programme Associate Bhakti Pendidikan Djarum Foundation, Adrian Hadinata mengatakan, leadership development (LD) merupakan pelatihan soft skill tahap kedua yang diberikan kepada Beswan Djarum (sebutan bagi penerima program Djarum Beasiswa Plus-red). Sebelumnya, mahasiswa berprestasi ini mendapatkan pelatihan character building, yang membentuk para generasi muda menjadi calon pemimpin masa depan bangsa yang memiliki karakter luhur dan mandiri.

“Setiap tahun, mahasiswa yang mendaftar mencapai sekitar 15 ribu mahasiswa dari puluhan perguruan tinggi yang bekerja sama dengan kami,” kata Ardian, di sela-sela acara pelatihan di Yogyakarta, Kamis (143/2019).

Roro Ajeng memberikan materi dalam pelatihan Leadership development. (istimewa)

Dari jumlah tersebut, seleksi ketat dilakukan mulai dari pemberkasan hingga berbagai test dilakukan. Pendaftar program ini, adalah mahasiswa minimal semester 4, dengan IP minimal 3.0 dan aktif di organisasi kemahasiswaan. Calon peserta juga tidak sedang mendapat beasiswa dari perusahaan atau instansi lain.

“Kami memiliki komitmen bagaimana agar mahasiswa sebagai individu berprestasi dapat menjadi pemimpin ke depannya. Tidak hanya pemimpin bagi dirinya sendiri, tapi juga bagi lingkungan dan masyarakat. Untuk itu, mereka harus punya visi yang kuat. Setelah punya visi kuat, mereka juga harus mampu mengkomunikasikan dan memotivasi lingkungannya,” kata Ardian.

Visi yang dimaksud, kata Ardian, bukan visi personal. Melainkan visi yang luas dan akan membawa pengaruh pada pembangunan bangsa. Untuk itu, dalam pelatihan, para mahasiswa ini juga digodok dengan berbagai studi kasus.

Satrio Rahadian, peserta LP Angkatan 33, menjelaskan, banyak hal bisa diraih dari keterlibatan di program ini. Peserta, kata mahasiswa Teknik Industru UAJY ini, dapat belajar tentang cara menentukan visi dan menetapkan tujuan.

“Setelah itu, kita juga butuh kemampuan untuk mengkompunikasikan visi ke banyak orang. Ini tidak mudah tanpa dilatih. Perlu kemampuan berkomunikasi tersendiri, agar visi kita dapat dimengerti orang banyak. Kalau saya sendiri merasakan, dari pelatihan saya bisa belajar untuk memahami orang lain, memahami lingkungan baru. Sehingga saya bisa dengan cepat melakukan adaptasi. Dulu saya orangnya cuek saja. Padahal, ternyata untuk menjadi pemimpin tidak bisa seperti itu. Harus punya kemampuan untuk memahami banyak orang dengan berbagai karatker agar win-win solution,” katanya.

Untuk pelatihan kali ini, kata Ardian, diikuti oleh 465 mahasiswa dari 91 perguruan tinggi di Indonesia. Rangkaian LD 2019 digelar sebanyak 7 batch di dua kota yakni Yogyakarta dan Surabaya.

Pelatihan berlangsung selama 3 hari hingga 16 Maret 2019. Selain motivator James Gwee, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pemateri, diantaranya Roro Ajeng dan Bayu Sutiyono. (SM)



Kamis, 14 Mar 2019, 16:48:21 WIB Oleh : Masal Gurusinga 824 View
Penghitungan Suara Sempat Berhenti karena Konvoi
Kamis, 14 Mar 2019, 16:48:21 WIB Oleh : Nanang WH 3168 View
Wajib, Pilkades Tanpa Wuwuran
Kamis, 14 Mar 2019, 16:48:21 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 2312 View
Navis, Idol Junior Asal Jogja Buat Album

Tuliskan Komentar