atas1

Surat Suara Terlalu Besar Biliknya Mungil

Rabu, 17 Apr 2019 | 12:26:55 WIB, Dilihat 486 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Surat Suara Terlalu Besar Biliknya Mungil Anggota DPD RI M Afnan Hadikusumo mencoblos di TPS halaman Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Baca Juga : Delapan Kali Pemkab Sleman Raih WTP


KORANBERNAS.ID – Pelaksanaan coblosan Pemilu 17 April 2019 di wilayah Yogyakarta relatif lancar dan aman. Hanya saja banyak keluhan dari para pemilih terkait ukuran surat suara yang terlalu besar, sedangkan biliknya terlalu kecil alias mungil.

Tidak sebandingnya ukuran kertas dengan bilik menyulitkan para pemilih ketika hendak mencoblos. Mereka tidak bisa leluasa untuk membuka lipatan, geser ke kiri nabrak bilik, begitu pula geser kanan.

Sedangkan bila dibuka di luar bilik atau di atas bilik rasa-rasanya tidak sopan, dikira menunjukkan sikap demonstratif.

Aku nganti metu, tak gelar neng njaba,” ungkap Dwi, seorang pemilih usai menggunakan hak suaranya di TPS 005 Suryodiningratan Kota Yogyakarta, Rabu (17/4/2019).

Kesulitan serupa datang lagi usai surat suara dicoblos. Melipat kembali surat suara yang berukuran lebih besar dari bilik itu cukup menyulitkan juga. Apalagi bagi pemilih yang sudah sepuh.

Pemilih mencoblos di bilik suara TPS 005 Suryodiningratan. (sholihul hadi/koranbernas.id)

Hal ini diakui anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI M Afnan Hadikusumo. Kepada wartawan di sela-sela mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 17 di Gedung Binamanggala Tapak Suci halaman Masjid Gedhe Kauman Keraton Yogyakarta, dia juga merasakan hal seperti itu.

“Saya lihat secara keseluruhan pemilu berjalan lancar tetapi memang terlalu lama untuk mencari calon. Tadi saya lihat ibu-ibu di samping saya, sudah sepuh, lama sekali dia nyari calon yang dipilihnya,” kata Afnan.

Kemudian, saat melipat kembali surat suara, juga kesulitan. “Karena kertasnya terlalu besar dan biliknya terlalu kecil. Ini yang jadi problem. Saya kira hampir di banyak tempat begitu ya, terutama bagi orang-orang tua kesulitan mencari calon,” ungkapnya.

Pada bagian lain saat ditanya targetnya pada pemilu kali ini, Afnan berharap dirinya masuk lagi sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan (dapil) DIY.

Dia mengakui, tingkat kompetisi saat ini memang agak ketat. “Saya melihat tren-nya seperti itu mudah-mudahan, ini harapan saya, optimistis bisa masuk lagi,” ungkapnya.

Pada Pemilu 2014, M Afnan Hadikusumo, cucu dari pahlawan nasional Ki Bagoes Hadikoesoemo itu terpilih menjadi senator asal DIY bersama dengan GKR Hemas, Hafidh Asrom serta Cholid Mahmud. (sol)



Rabu, 17 Apr 2019, 12:26:55 WIB Oleh : Nila Jalasutra 326 View
Delapan Kali Pemkab Sleman Raih WTP
Rabu, 17 Apr 2019, 12:26:55 WIB Oleh : Redaktur 322 View
TNI dan Polisi Patroli Wilayah Bersama
Rabu, 17 Apr 2019, 12:26:55 WIB Oleh : Sari Wijaya 371 View
Ribuan Surat Suara Rusak Dibakar Bersama-sama

Tuliskan Komentar