atas1

Sumur Bor Badan Geologi Cukupi Air Bersih Sepanjang Tahun

Rabu, 09 Okt 2019 | 20:00:03 WIB, Dilihat 163 Kali - Oleh Nanang WH

SHARE


Sumur Bor Badan Geologi Cukupi Air Bersih Sepanjang Tahun Disaksikan Kiai Abdul, Ahmad Ujang Sugiono dan Iwan Prasetya Adi membasuh tangan dengan air dari sumur bor. (istimewa)

Baca Juga : Tak Ada Pintu untuk Copot Ketua Golkar DIY


KORANBERNAS.ID -- Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) selama sepuluh tahun  terakhir membangun 16 unit sumur bor air bersih di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.

Ke-16 unit sumur bor itu bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi 54.777 orang. Debitnya mencapai 857.777 meter kubik per tahun.

Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Iwan Prasetya Adi, ketika menyerahkan satu unit sumur bor air bersih di Desa Bandung Kecamatan Kebumen, Rabu (9/10/2019), mengatakan bantuan sumur bor di Kebumen sejak tahun 2008. “Hingga tahun 2018 sudah dibangun 13 unit sumur bor,” kata dia.

Pada tahun anggaran 2019 dibangun lagi tiga unit sumur bor yang dilengkapi rumah pompa serta penampungan air dengan daya tampung 5.000 liter.

Ketiganya dibangun di Desa Bandung dan Desa Kutosari Kecamatan Kebumen serta Desa Pakuran Kecamatan Sruweng.

Sepanjang tahun

Ketiga  unit sumur bor debit airnya rata-rata dua liter per detik. Satu sumur bor bisa mencukupi kebutuhan 2.888 orang. “Sumur bor di Bandung bisa mencukupi kebutuhan air untuk para santri dan warga,“ kata Iwan.

Sumur bor yang dibangun dengan  anggaran APBN Tahun 2019 sebesar Rp 400  juta per unit itu bisa mencukupi kebutuhan air bersih di tiga desa sepanjang tahun.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Ahmad Ujang Sugiono, menambahkan kabupaten ini masih membutuhkan bantuan sarana air bersih.

Sejumlah desa di pegunungan pada setiap musim kemarau warganya kesulitan air bersih. Diharapkan bantuan sumur bor bisa dialokasikan ke desa-desa yang warganya kesulitan air bersih di musim kemarau.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hidayah Desa Bandung, KH  Abdul Khadir Jaelani, mengungkapkan setiap musim kemarau santrinya kesulitan air untuk mandi dan cuci.

Dengan adanya sumur bor air bersih kesulitan air bersih di musim kemarau sudah tidak terjadi.

Kualitas air bersih sumur bor lebih bagus dibanding dengan sumur gali. Bahkan kebeningan air sumur bor hampir sama dengan air mineral.

“Kadang-kadang saya merasa eman-eman airnya digunakan untuk mandi,“ kata Kiai Abdul. (sol)



Rabu, 09 Okt 2019, 20:00:03 WIB Oleh : Sholihul Hadi 260 View
Tak Ada Pintu untuk Copot Ketua Golkar DIY
Rabu, 09 Okt 2019, 20:00:03 WIB Oleh : Nila Jalasutra 126 View
Mororejo Jadi Desa Tangguh Bencana
Rabu, 09 Okt 2019, 20:00:03 WIB Oleh : Sholihul Hadi 166 View
Susahnya Ubah Kebiasaan Pilah Sampah

Tuliskan Komentar