atas1

Sudah Bayar Lunas Air Belum Mengalir

Senin, 17 Jun 2019 | 20:12:39 WIB, Dilihat 321 Kali - Oleh Masal Gurusinga

SHARE


Sudah Bayar Lunas Air Belum Mengalir Bak air program Pamsimas 2018 di Dukuh Genengsari Desa Sapen Kecamatan Manisrenggo Klaten. (masal gurusinga/koranbernas.id)

Baca Juga : Kenapa Track Record Sosmed Calon KID DIY Harus Diteliti


KORANBERNAS.ID – Sejumlah warga Dusun Sembir RT 2/RW 1 Desa Sapen Kecamatan Manisrenggo Klaten, Senin (17/6/2019), berharap air segera bisa mengalir ke rumahnya.

“Jaringan dan meteran sudah terpasang semua tetapi mengapa sampai sekarang air belum mengalir juga. Padahal warga banyak yang sudah bayar lunas," kata Supanto, warga setempat.

Dengan nada kecewa dan bingung atas sikap pengelola Pamsimas di desanya, dia juga berharap pemerintah desa dan dinas terkait segera turun tangan mengambil tindakan terhadap program bantuan tahun 2018 itu.

Sebab kata dia, program tersebut sudah mundur beberapa bulan lamanya.

Menurut dia, program Pamsimas memang sangat diharapkan warga karena selama ini warga di beberapa dusun merasa kesulitan mendapatkan air bersih.

Air sumur yang ada tidak layak konsumsi dan hanya bisa digunakan untuk mandi dan mencuci saja.

"Untuk minum dan memasak harus beli air galon. Sebab air sumur tidak layak dikonsumsi," ujarnya.

Senada dikemukakan sejumlah warga Dusun Granting Kulon. Kepada koranbernas.id, mereka mengaku program Pamsimas 2018 di desanya untuk mengalirkan air bersih ke tiga dusun yakni Sembir, Granting Kulon dan Jombor.

Agar air bisa mengalir ke rumah warga dikenai biaya Rp 350 ribu, namun hingga saat ini air belum juga mengalir meski warga banyak yang sudah membayar.

"Kami sudah bayar beberapa bulan lalu tapi airnya belum mengalir. Dusun Granting Wetan di seberang jalan sudah mengalir tapi di dusun kami belum," terang sejumlah warga Dukuh Granting Kulon RW 2.

Mereka pernah menanyakan kejelasan dan kelanjutan program itu ke pengelola namun jawabannya selalu muter-muter.

"Dulu katanya pertengahan Maret pasti selesai namun nyatanya mana? Air tidak mengalir juga. Kami tidak tahu lagi harus bagaimana karena warga sudah bosan nanya terus," ujar warga.

Kepala Desa Sapen Basuki belum bisa dikonfirmasi terkait hal itu. Menurut perangkat desa, sejak pagi Kades Basuki belum masuk kantor.

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Kawasan Permukiman (Waskim) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Klaten Agus Pancaji Sukarno saat dikonfirmasi terkait program Pamsimas 2018 Desa Sapen, meminta warga untuk bersabar menunggu dua atau tiga hari lagi karena pengelola sedang berusaha mencari panel.

"Saya sudah tanya ke pengelolanya dan katanya sedang dicarikan panelnya. Dua atau tiga hari ini," jelas Agus. (sol)



Senin, 17 Jun 2019, 20:12:39 WIB Oleh : Sholihul Hadi 292 View
Kenapa Track Record Sosmed Calon KID DIY Harus Diteliti
Senin, 17 Jun 2019, 20:12:39 WIB Oleh : Prasetiyo 345 View
Pecahkan Rekor MURI, Lima Tokoh Baca Berita Bahasa Banyumasan
Senin, 17 Jun 2019, 20:12:39 WIB Oleh : Sari Wijaya 287 View
Animasi Jack The Chicken Diputar Saat Dies Natalis ISI Yogyakarta

Tuliskan Komentar