atas1

Sri Muslimatun Sebut Arsip Itu Mahal

Kamis, 27 Feb 2020 | 08:04:19 WIB, Dilihat 134 Kali
Penulis : Nila Jalasutra
Redaktur

SHARE


Sri Muslimatun Sebut Arsip Itu Mahal Sri Muslimatun, menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI, Tjahyo Kumolo, Rabu (26/2/2020). (istimewa)

Baca Juga : Akibat Ulah Pengemudi Truk, Tiga Ruas Jalan Rusak Lagi


KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten Sleman, berhasil meraih predikat “Sangat Memuaskan” terkait pengelolaan kearsipan dariArsip Nasional RI (ANRI).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI, Tjahyo Kumolo, didampingi Plt Kepala ANRI, M Taufik, kepada Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, bertempat di The Sunan Hotel, Solo, Rabu (26/2/2020).

Sri Muslimatun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, yang telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.

Dia berharap, prestasi tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan lagi ke depannya.

“Karena arsip ini mahal harganya. Arsip ini kan menunjukkan tanggung gugat, tanggung jawab, akuntabel, validitas, semuanya ada di arsip,” tutur Sri Muslimatun.

Wabup juga mendorong pengelolaan arsip di Kabupaten Sleman yang lebih modern dan terintegrasi dengan sistem digital. Sebab menurutnya, hal ini sesuai dengan visi Pemerintah Kabupaten Sleman yakni terintegrasinya sistem e-government menuju smart regency pada tahun 2021.

“Mestinya tahun 2021,sistem itu sudah terwujud,” kata Sri Muslimatun.

Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan Menteri Tjahyo, bahwa pengelolaan arsip harus mulai menggunakan sistem elektronik atau digital.

Dengan begitu maka menurut Tjahyo, arsip akan lebih dinamis, aman, dan terlindungi saat penyajian berbagai solusi untuk peningkatan kualitas kebijakan publik.

“Karena saat ini masyarakat membutuhkan pelayanan yang semakin cepat, tidak terbatas jarak, ruang dan waktu,” katanya.

Tjahyo juga menyebutkan beberapa hal yang perlu dilakukan oleh instansi pemerintahan dalam pengelolaan arsip. Di antaranya mengidentifikasi arsip yang tercipta, pemberkasan arsip aktif, penataan arsip inaktif, penyusunan daftar arsip aktif dan penyusunan arsip berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA).

“Lembaga kearsipan, hendaknya dapat melakukan penilaian dan akuisisi arsip statis, pengelolaan arsip statis, preservasi arsip statis dan akses arsip statis,” ungkapnya. (SM)



Kamis, 27 Feb 2020, 08:04:19 WIB Oleh : Masal Gurusinga 186 View
Akibat Ulah Pengemudi Truk, Tiga Ruas Jalan Rusak Lagi
Rabu, 26 Feb 2020, 08:04:19 WIB Oleh : Nanang WH 224 View
Di Pasar Inilah Hasil Panen Cabai Dilelang
Rabu, 26 Feb 2020, 08:04:19 WIB Oleh : Nanang WH 200 View
Kapolres Perintahkan Anggota Polsek Bangun Jejaring dengan Tokoh Masyarakat

Tuliskan Komentar