atas1

Sosialisasi Keluarga Ramah Anak Lewat Peraga Beberan

Rabu, 12 Feb 2020 | 16:22:12 WIB, Dilihat 359 Kali
Penulis : Nila Jalasutra
Redaktur

SHARE


Sosialisasi Keluarga Ramah Anak Lewat Peraga Beberan Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Sleman, Tina Hastani, saat menjelaskan permainan menggunakan alat peraga beberan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. (istimewa)

Baca Juga : KSPSI DIY: RUU Cilaka Hanya Akan Memperluas Kemiskinan


KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengadakan Sosialisasi Keluarga Ramah Anak di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu-Kamis (12-13/2/2020). Berbeda dengan sosialisasi yang sudah ada, sosialisasi ini menggunakan metode permainan dengan menggunakan alat peraga beberan yang menyerupai permainan monopoli.

Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Sleman, Tina Hastani, menjelaskan permainan menggunakan alat peraga beberan ini melibatkan satu fasilitator, satu narasumber, satu penulis dan empat pemain serta melibatkan penonton. Dalam permainan ini jika ada suatu masalah yang ditemukan oleh salah satu pemain, maka peserta yang terlibat dapat memberikan ide maupun masukan guna memecahkan permasalahan tersebut.

“Termasuk saat menemukan materi ramah anak, narasumber bisa memberikan penjelasan pada para pemain dan penonton,” jelasnya.

Menurut Tina, metode ini ampuh untuk memberikan pemahaman ramah anak hingga ke tingkat keluarga. Pasalnya materi yang disampaikan langsung dipraktikkan melalui permainan yang dipandu oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman.

Dia berharap dengan permainan menggunakan media beberan ini, implementasi ramah anak dapat mudah dicerna dan diingat sehingga dapat disosialisasikan di lingkungan sekitar serta diimplementasikan sampai tingkat keluarga.

“Dalam memberikan pemahaman ramah anak, kami mempunyai juknis pengembangan keluarga ramah anak yaitu ‘Keluarga Semanak’ yang merupakan akronim dari ‘Supoyo Ngeman lan Ramah Ing Anak’,” tambah Tina.

Sosialisasi ini diikuti 17 kelompok perwakilan dari 17 kecamatan di Kabupaten Sleman. Tidak hanya perempuan saja, peserta sosialisasi ini juga melibatkan laki-laki, baik dewasa maupun remaja. (eru)



Rabu, 12 Feb 2020, 16:22:12 WIB Oleh : Sholihul Hadi 449 View
KSPSI DIY: RUU Cilaka Hanya Akan Memperluas Kemiskinan
Rabu, 12 Feb 2020, 16:22:12 WIB Oleh : Rosihan Anwar 371 View
Belajar Dari Layar Kaca, Pelaku Curanmor Gasak Enam Motor
Rabu, 12 Feb 2020, 16:22:12 WIB Oleh : Rosihan Anwar 370 View
Akrab Dengan Warga, Kapolda Salurkan Bantuan

Tuliskan Komentar