atas

Sinergi Banyak Pihak, Kunci Pilkada Sukses

Selasa, 18 Sep 2018 | 14:28:51 WIB, Dilihat 502 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Sinergi Banyak Pihak, Kunci Pilkada Sukses Panwaslu Semarang menggelar sosialisasi, Selasa (12/12) siang, yang diikuti sejumlah pemangku kepentingan terkait Pilkada serentak tahun depan. (Maharani/KoranBernas.id)

Baca Juga : Pejabat Baru Harus Mampu Berinovasi


KORANBERNAS.ID — Ketua Panwaslu Kota Semarang, Muhammad Amin menegaskan, sinergitas antara penyelenggara pemilu dengan stakeholder (pemangku kepentingan) sangat diperlukan dalam rangka terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 yang demokratis.

“Selain itu juga perlu duduk satu meja untuk pemahamanan bersama terkait regulasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu,” katanya.

Muhammad Amin juga menyatakan harapannya dengan sinergitas tersebut dapat diwujudkan pemilu yang kerkualitas dan bermartabat. Hal itu disampaikannya di tengah sosialisasi regulasi UU Nomor 10 Tahun 2016 dan UU Nomor 7 tahun 2017 terkait tugas dan wewenang Panwaslu.

Selain itu tujuan lain diselenggarakannya kegiatan rapat koordinasi dengan stakeholder ini juga membahas mengenai sinergitas antar penyelenggara, penyelenggara pemilu dengan peserta, dan penyeleggara dengan unsur muspida.

“Kegiatan ini juga menyosialisasikan Peraturan Walikota Nomor 30 yaitu mengenai pemasangan alat peraga kampanye pada pemilihan Gubernur Jawa Tengah di wilayah Kota Semarang,” ujar Amin, Selasa (12/12) siang, usai sosialisasi yang digelar Panwaslu.

Dalam sosialisasi Selasa siang, juga disampaikan mengenai berbagai bentuk pencegahan Panwaslu Kota Semarang terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) maupun netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pilgub 2018 dan Pileg serta Pilpres 2019.

Sementara dalam kegiatan ini peserta yang hadir adalah unsur parpol (peserta pemilu), satpol (penegak perda/eksekutor) dan muspida. Panwaslu Kota Semarang juga memiliki beberapa catatan penting yang menjadi perhatian dalam masa kampanye, di antara keikutsertaan anak-anak dalam kampanye tersebut.

Ketua Panwaslu Kota Semarang Muhammad Amin menjelaskan,keterlibatan anak-anak dalam Kampanye Terbuka tidak diatur. Namun demikian, hal tersebut dinilai tidak etis sehingga pihaknya memberikan rekomendasi ke depan untuk dapat dibuat regulasi. (ros)



Selasa, 18 Sep 2018, 14:28:51 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 390 View
Pejabat Baru Harus Mampu Berinovasi
Selasa, 18 Sep 2018, 14:28:51 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 2 View
Terlibat Kericuhan di UIN , USD Nonaktifkan Mahasiswanya
Rabu, 19 Sep 2018, 14:28:51 WIB Oleh : Muhammad Mufti AM 455 View
Buku Membuka Cakrawala

Tuliskan Komentar