atas1

Senam Tera Bikin Lansia Tak Ringkih Kehilangan Keseimbangan

Selasa, 19 Feb 2019 | 22:45:26 WIB, Dilihat 1050 Kali - Oleh Arie Giyarto

SHARE


Senam Tera Bikin Lansia Tak Ringkih Kehilangan Keseimbangan Peserta Senam Lansia di Rumah Sehat Lansia Yogyakarta. (arie giyarto/koranbernas.id)

Baca Juga : Baru Selesai Dibangun, Jembatan Ini Ambles


KORANBERNAS.ID -- Kesadaran para lanjut usia (lansia) untuk tetap sehat dan bugar semakin meningkat. Ini terbukti semakin banyak lansia mengikuti olaharga rekreasi senam di Rumah Sehat Lansia (Rusela) di Pakel Baru.

Rusela merupakan fasilitas milik Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta yang operasionalnya di bawah Puskesmas Umbulharjo.

Beberapa jenis senam di antaranya senam Tera, senam Diabetes Melitus (DM), senam Jantung Sehat dan sejumlah jenis senam lain yang gerakannya sesuai dengan kemampuan para lansia.

"Memang syarat yang diajukan dulu adalah harus ada senam DM dan senam Jantung Sehat yang memang dibutuhkan para lansia," kata Sriyanti, pelatih senam Rusela menjawab pertanyaan koranbernas.id, Sabtu lalu.

Kalaupun ada beberapa jenis senam tambahan, menurut dia, gerakannya harus disesuaikan dengan kemampuan lansia yang secara fisik relatif sudah ringkih dan sering kehilangan keseimbangan. Dia maklum kalau ada peserta senam sambil  duduk di kursi.

Senam dilakukan seminggu sekali setiap hari Sabtu pagi. Awalnya ketika diresmikan Walikota Yogyakarta beberapa tahun lalu, baru diikuti 25 orang.

Menurut Ny Harsanto selaku Ketua Paguyuban Lansia Sehat Mandiri di RW 08 tempat Rusela berada, kini sudah bertambah menjadi 150 anggota.

Data ini mudah dideteksi karena peserta memiliki kartu member. Tetapi dari jumlah itu yang aktif di kepengurusan senam Rusela sekitar 90 anggota.

Salah satu gerakan senam lansia. (arie giyarto/koranbernas.id)

Penyuluhan kesehatan

Selain senam, di Rusela juga digelar Penyuluhan Kesehatan setiap Rabu dan Sabtu pukul 08:00 sampai 10:00 di bawah koordinasi Dr dr Probosuseno, spesialis penyakit dalam dan ahli Gerontologi atau lansia dari RSUP Dr Sardjito.

Selain dokter Probo, materi juga sering disampaikan oleh dokter-dokter lain terutama para residen yang menempuh pendidikan dokter ahli penyakit dalam guna meraih brevet SpPD.

Peserta penyuluhan kesehatan ini terdiri kelompok-kelompok lansia dari 14 kecamatan se-Kota Yogyakarta. Mereka hadir secara bergilir di bawah koordinasi Puskesmas setempat.

Setiap kegiatan rata-rata diikuti puluhan lansia, dilanjutkan pemeriksaan tensi bagi yang memerlukan. (sol)     



Selasa, 19 Feb 2019, 22:45:26 WIB Oleh : Masal Gurusinga 425 View
Baru Selesai Dibangun, Jembatan Ini Ambles
Selasa, 19 Feb 2019, 22:45:26 WIB Oleh : Arie Giyarto 554 View
Tiket Gratis Ronggolawe Makar untuk 50 Peserta Awal Diskusi Kebangsaan
Senin, 18 Feb 2019, 22:45:26 WIB Oleh : Redaktur 537 View
Danrem Berbusana Adat Ikuti Kirab

Tuliskan Komentar