atas

Semua Masuk dan Meluap di Sini..

Minggu, 10 Mar 2019 | 22:10:24 WIB, Dilihat 285 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Semua Masuk dan Meluap di Sini.. Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto mengecek saluran air di Rejowinangun. (istimewa)

Baca Juga : Siapa Berani Ganggu Keistimewaan Yogyakarta?


KORANBERNAS.ID – Salah satu penyebab banjir di sebagian wilayah Kota Yogyakarta adalah tidak maksimalnya fungsi selokan. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mestinya segera melakukan perbaikan infrastruktur air yang rusak.

Rekomendasi ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, Sabtu (9/3/2019) malam, saat berdialog dengan warga dilanjutkan mengecek langsung selokan di kawasan Rejowinangun yang sering meluap saat hujan tiba dan menggenangi halaman rumah warga.

Tokoh Kelurahan Rejowinangun, Taryono, menjelaskan saat hujan tiba selokan warga selalu direpotkan adanya luapan air bersumber dari selokan yang  sudah tidak representatif. Debit air dan tinggi tanggul selokan sudah melebihi kapasitas.

"Air yang masuk di selokan ini semua dari arah Jalan Kebon Raya dan juga dari Jalan Gedong Kuning. Semua masuk dan meluap di sini," kata Taryono.

Sugeng (48) warga Karangsari RT 47 RW 05 Kelurahan Rejowinangun  menyampaikan keluhan  serupa. Sugeng mengaku sudah bertahun-tahun mengalami air hujan tergenang saat musim hujan.

Sesuai kewenangannya,  Eko Suwanto menyatakan  segera melakukan komunikasi dan merekomendasikan ke Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta untuk kembali memeriksa dan melakukan pengecekan lapangan terkait keluhan masyarakat.

Tidak hanya di lingkungan Rejowinangun, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini juga merekomendasikan wilayah-wilayah lain yang memiliki dampak yang sama saat hujan tiba.

"Kami rekomendasikan, mengingat musim hujan yang cukup lebat dalam beberapa minggu terakhir ini. Segera lakukan pengecekan di lapangan, alur-alur sungai dan selokan yang masuk di perkampungan," kata Eko Suwanto.

Dia mengajak pemda agar bisa turun langsung ke lapangan melakukan pengecekan saluran-saluran air milik warga, sehingga laporan-laporan seperti ini tidak terjadi lagi.

"Saya kira pemda harus segera turun langsung dan melihat dari dekat. Tidak hanya d isini, beberapa wilayah lain yang rawan banjir dan genangan air di antaranya Klitren," tambahnya.

Dijadwalkan, Senin (11/3/2019)  dirinya mengajak berdiskusi pihak-pihak terkait agar keluhan masyarakat ini berujung solusi. Sebab musim hujan masih menghantui Yogyakarta. Sebagaimana diketahui Komisi A bermitra dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang menangani masalah-masalah seperti itu.

"Saya akan komunikasi dengan Pemda DIY khususnya BPBD agar sama-sama menemukan jalan keluar. Intinya bagaimana tidak ada lagi keluhan seperti ini. Kita juga rekomendasikan Pemda DIY untuk mengingatkan Pemkot mendisplinkan penggunaan tata ruang agar pembangunan tidak merusak daerah resapan air,” kata dia.

Bangunan yang tak terkontrol atau tidak sesuai perizinan dan peruntukan serta saluran air yang kurang baik di Jogja perlu memperoleh perhatian. (sol)



Minggu, 10 Mar 2019, 22:10:24 WIB Oleh : W Asmani 2782 View
Siapa Berani Ganggu Keistimewaan Yogyakarta?
Minggu, 10 Mar 2019, 22:10:24 WIB Oleh : Sholihul Hadi 510 View
40 Persen Warga DIY Tak Peduli Pemilu
Jumat, 08 Mar 2019, 22:10:24 WIB Oleh : Sholihul Hadi 289 View
Setelah 17 April Teman Sekelas Masih Sama..

Tuliskan Komentar