TNI-stipram

Selamatkan Pemuda dari Pengaruh Narkoba

Minggu, 23 Sep 2018 | 13:21:33 WIB, Dilihat 152 Kali - Oleh Sholihul Hadi

SHARE


Selamatkan Pemuda dari Pengaruh Narkoba Pjs Bupati Temanggung, Sudaryanto, memberikan materi peran Pemkab Temanggung dalam penangulangan penyalahgunaan narkoba. (endri yarsana/koranbernas.id)

Baca Juga : Tes Urin Pegawai Cegah Bahaya Narkoba


KORANBERNAS.ID — Pemerintah Kabupaten Temanggung menaruh perhatian serius terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang di masyarakat. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung berupaya keras agar permasalahan narkoba bisa diatasi secara optimal dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Penjabat Sementara Bupati Temanggung, Sudaryanto, pada acara rapat kerja penanggulangan penyalahgunaaan narkoba yang diselenggarakan BNNK Temanggung, Senin (30/04/2018), di Hotel Aliyana.

Menurut dia, narkoba merupakan kejahatan internasional yang terorganisir. Jaringan sindikat  dan pergerakannya terselubung. Mereka menerapkan sistem sel sehingga tidak mudah dilacak, mobilitasnya tinggi dan mendapat dukungan dana  yang besar.

Di sisi lain, sistem transportasi dan komunikasinya memanfaatkan teknologi canggih sehingga peredarannya cepat.

Masuknya  narkoba ke Indonesia merupakan upaya pihak asing untuk menghancurkan negara dengan merusak generasi mudanya. Targetnya dalam kurun waktu 25 tahun yang akan datang. generasi muda bangsa ini hancur. Dengan demikian Indonesia mudah dijajah dan dikuasai negara asing.

“Permasalahan narkoba mengundang keprihatinan bersama untuk diilakukan langkah kongkret agar tidak semakin meluas. Pemkab Temanggung berupaya keras melakukan pencegahan,”  ujarnya.

Adapun upaya pencegahan melalui  peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, di kalangan generasi muda. Selain itu, juga menekankan pentingnya  pengawasan orang tua, guru dan masyarakat.

Masyarakat juga diminta  hati-hati terhadap modus  peredaran narkoba dan mau melapor ke aparat  untuk diproses hukum.

Kepala BNNK Temanggung Renny Puspita menyatakan, kasus penyalahgunaan narkoba terus meningkat, bahkan sudah merambah sampai desa.

Kabupaten ini tidak lagi menjadi sub-penyalur namun menjadi penyalur barang-barang haram itu dengan konsumen terbesar kalangan generasi muda.

“Untuk menanggulangi perlu kerja sama pemerintah maupun swasta  termasuk membentuk petugas pegiat anti-narkoba. Dengan demikian penanganan masalah penyalahgunaan narkoba  bisa dilakukan secara efektif dan efisien serta tepat sasaran,” kata dia. (sol)



Selasa, 18 Sep 2018, 13:21:33 WIB Oleh : Sholihul Hadi 179 View
Tes Urin Pegawai Cegah Bahaya Narkoba
Selasa, 18 Sep 2018, 13:21:33 WIB Oleh : Sholihul Hadi 158 View
Wujudkan Jogja Bebas Narkoba
Selasa, 18 Sep 2018, 13:21:33 WIB Oleh : Sholihul Hadi 142 View
Orangtua Berperan Penting Bentengi Anak dari Narkoba

Tuliskan Komentar