atas

Sekolah Ini jadi Kawasan Wisata

Sabtu, 16 Feb 2019 | 21:15:58 WIB, Dilihat 521 Kali - Oleh Prasetiyo

SHARE


Sekolah Ini jadi Kawasan Wisata Plt Bupati Purbalingga, Dyah hayuning Pratiwi saat mengunnungi salah satu sudut Spendak Wispalingga di SMPN 2 Karangreja, yang asri. ( Prasetiyo/koranbernas.id)

Baca Juga : Sejumlah 500 Personel Amankan Kota Tegal


KORANBERNAS.ID—Destinasi wisata di kaki Gunung Slamet, kini bertambah lagi. Selain tempat pendakian ke Gunung Slamet di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, KutabawaFlower Garden, Goa Lawa di Desa Siwarak,  Lembah Asri Serang dan  Taman Kurcaci  di Desa Serang,  kini terbaru ada wisata pendidikan.  

Adalah SMPN 2 Karangreja, Purbalingga yang dijadikan sebagai kawasan wisata pendidikan di kaki Gunung Slamet yang berhawa sejuk. Jelasnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Kamis (14/2/2019) meresmikan Spendak Wispalingga atau SMP Negeri 2 Karangreja Wisata Pendidikan Adiwiyata Purbalingga . Dan sejauh ini, sudah puluhan sekolah dari Purbalingga dan sekitarnya.  bahkan dari luar Provinsi Jateng, maupun wisatawan yang berkunjung untuk berwisata edukasi  ke sekolah ini.

Kepala SMPN 2 Karangreja, Purbalingga, Riswanto S.Pd kepada koranbernas.id di sela-sela peresmian itu mengatakan, konsep Spendak Wispalingga ini menggabungkan konsep sekolah adiwiyata dan wisata edukasi. Terutama melalui pemanfaatan lahan dan limbah.

Untuk mendukung Spendak Wispalingga, Riswanto membangun 12  fasilitas di sekitar lingkungan sekolah. Terdiri pembuatan green house, kebun sekolah, taman sekolah dan tempat selfie, hutan sekolah, taman vertical, gazebo, tempat duduk kantin, sudut baca, serta fasilitas untuk pengkomposan dan area pemanfaatan sampah dan limbah.

“Semua fasilitas hampir seluruhnya dilakukan secara swakelola dengan biaya swadaya. Selain itu, ada bantuan dari  Komite Sekolah dan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten. Purbalingga,” ujar Riswanto.

Menurutnya, pembuatan berbagai fasilitas  dilakukan sendiri oleh tenaga pelaksana dari SMPN 2 Karangreja, agar menghemat biaya. Sedangkan  untuk pengolahan dan pengelolaan berbagai limbah, sampah plastik dan barang-barang lainnya,  melibatkan siswa.

Upaya melibatkan siswa ini, agar mereka termotivasi untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungannya dengan melakukan pengelolaan secara benar.

“Saya contohkan untuk pembuatan kompos yang mendapat bantuan alat pembuat kompos dari  DLH. Di sini,  siswa i ikut belajar membuat kompos dengan baik sehingga dapat digunakan menyuburkan tanaman dan mengurangi volume sampah di sekitarnya,” kata Riswanto.

Fasilitas lain berupa gazebo, sudut baca dan juga kantin sekolah juga memperhatikan kebutuhan siswa akan suasana yang santai, nyaman namun tetap ramah lingkungan. Hal itu dilakukan dengan membuat tempat duduk dengan memanfaatkan ban bekas yang diberi sentuhan warna-warni sehingga selain nyaman, ban bekas tidak lagi menjadi sampah namun menjadi barang yang dapat didayagunakan. Di sekitarnya ditanami dengan berbagai bunga indah, sayuran serta tanaman lain yang tertata rapi menambah sejuk, asri dan indah.

Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE. B.Econ. MM  saat melaunching Spendak Wispalingga menyampaikan apresiasinya karena warga SMPN 2 Karangreja mampu menciptakan sekolah yang cantik, asri dan indah sehingga menambah kenyamanan siswa dalam mengikuti pembelajaran.

“Saya menaruh  apresiasi  tinggi  atas kreativitas yang telah dilakukan warga SMPN 2 Karangreja. Semoga hal ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi karena tujuan dari sekolah adiwiyata ini tentunya untuk membangun kesadaran warga sekolah dari mulai Kepala Sekolah, guru, tenaga pelaksana, para siswa dan juga orangtua siswa,” kata Plt. Bupati Dyah Hayuning  Pratiwi. (yve)

 

 



Selasa, 12 Feb 2019, 21:15:58 WIB Oleh : Redaktur 299 View
Sejumlah 500 Personel Amankan Kota Tegal
Tuliskan Komentar